Strive menjadi pemegang BTC terbesar ke-11, apa arti di balik akuisisi Tesla yang berarti

Perusahaan manajemen aset yang terdaftar di pasar saham AS, Strive, disetujui oleh pemegang sahamnya pada 14 Januari untuk mengakuisisi perusahaan cadangan Bitcoin lainnya, Semler Scientific. Setelah penggabungan, kepemilikan BTC Strive akan mencapai 12.798 BTC, bernilai sekitar 1,22 miliar dolar AS, sekaligus melampaui Tesla dan Trump Media Group, menjadikannya perusahaan dengan kepemilikan BTC terbesar ke-11 di dunia. Namun, setelah pengumuman berita baik ini, harga saham kedua perusahaan justru turun sekitar 10%. Fenomena yang tampaknya kontradiktif ini mencerminkan perubahan strategi BTC perusahaan pada tahun 2026.

Lonjakan peringkat secara lompatan besar

Data dari akuisisi ini cukup mencolok. Semler Scientific awalnya memegang 5.048,1 BTC, sementara Strive sebelumnya sudah memiliki sekitar 7.750 BTC. Setelah penggabungan, jumlah ini langsung menembus angka 12.000 BTC, mencapai 12.798 BTC.

Dengan harga BTC saat ini sebesar 95.422 dolar AS, aset ini bernilai sekitar 1,22 miliar dolar AS. Angka ini mengangkat posisi Strive dari pemegang BTC skala menengah langsung ke posisi 11 besar perusahaan dengan kepemilikan BTC di dunia.

Strategi di balik akuisisi

Strive tidak sekadar mengakuisisi Semler untuk menimbun Bitcoin. Berdasarkan informasi terkait, ada tiga tujuan utama dari akuisisi ini:

  • Men-tokenisasi bisnis diagnosis medis Semler, mengeksplorasi transformasi blockchain dari bisnis tradisional
  • Menyelesaikan masalah utang sebesar 120 juta dolar AS yang ditinggalkan Semler
  • Meningkatkan pendapatan Bitcoin melalui produk saham preferen SATA

CEO Strive, Matt Cole, menyatakan bahwa transaksi ini diperkirakan akan membuat tingkat pengembalian Bitcoin perusahaan melebihi 15% pada kuartal pertama 2026. Ini menunjukkan bahwa tujuan Strive bukan hanya memegang Bitcoin, tetapi juga meningkatkan nilai aset BTC melalui inovasi produk keuangan.

Penyebab sebenarnya dari penurunan harga saham

Menariknya, setelah pengumuman berita ini, harga saham kedua perusahaan turun sekitar 10%. Ini tampaknya seperti pasar menolak transaksi ini, tetapi sebenarnya mencerminkan pertimbangan pasar yang lebih kompleks.

Dari segi struktur transaksi, ini adalah transaksi seluruh saham. Bagi pemegang saham Semler, mereka menukar saham perusahaan mereka dengan saham Strive. Sedangkan bagi pemegang saham Strive yang ada, kepemilikan mereka terdilusi. Ditambah lagi biaya integrasi, penanganan utang, dan faktor risiko lainnya, pasar mungkin sedang mencerna risiko-risiko ini.

Isyarat tren yang lebih besar

Akuisisi ini bukan kejadian yang terisolasi. Dari berbagai informasi terkait, tahun 2026 diperkirakan akan menjadi periode percepatan kepemilikan BTC oleh perusahaan.

Raksasa manajemen aset tradisional seperti Franklin Templeton juga sedang meningkatkan dana pasar uang mereka dan membangun cadangan stablecoin yang didukung BTC. Langkah-langkah dari institusi keuangan tradisional seperti JPMorgan juga sedang menyiapkan jalan. Semua ini menunjukkan bahwa alokasi BTC tingkat perusahaan mulai beralih dari operasi kecil ke pilihan utama.

Vivek Ramaswamy, yang mendukung Strive, menunjukkan bahwa perusahaan ini mampu menyelesaikan akuisisi besar ini pada saat ini, juga mencerminkan kepercayaan pasar terhadap Bitcoin sebagai aset perusahaan yang semakin meningkat.

Ringkasan

Ada beberapa poin penting dari akuisisi ini yang patut diperhatikan:

Perubahan peringkat: Dari pemegang menengah yang tidak dikenal, langsung menjadi perusahaan dengan kepemilikan BTC terbesar ke-11 di dunia, data ini benar-benar mencolok.

Strategi yang beragam: Tidak hanya pasif memegang, tetapi juga secara aktif menciptakan pendapatan melalui tokenisasi dan saham preferen, ini adalah inovasi baru dari perusahaan manajemen aset tradisional yang masuk ke bidang BTC.

Kematangan pasar: Penurunan harga saham justru menunjukkan bahwa pasar sedang melakukan penilaian rasional terhadap biaya transaksi, bukan sekadar mengikuti tren buta, ini adalah tanda kematangan pasar.

Garis besar tren: Transaksi ini adalah gambaran dari percepatan alokasi BTC perusahaan di tahun 2026. Semakin banyak perusahaan manajemen aset besar dan institusi keuangan tradisional yang mulai serius memperlakukan Bitcoin sebagai bagian dari portofolio aset.

Dari sudut pandang ini, penurunan harga saham Strive mungkin hanya koreksi pasar jangka pendek, dan secara jangka panjang, makna strategis dari akuisisi ini bisa perlahan mulai terlihat.

BTC-1,26%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)