Saat mengambil posisi long, saya terpengaruh oleh opini di Twitter, menutup posisi lebih awal untuk mengamankan keuntungan, lalu buru-buru membuka posisi short lagi. Hasilnya? Meskipun tidak kehilangan banyak, operasi kali ini merusak ritme trading saya sendiri. Kemudian saya kembali ke titik rencana short awal untuk masuk kembali.
Pelajaran ini sangat dalam—betapa pentingnya untuk tetap berpegang pada rencana trading Anda. Kebisingan di pasar selalu ada, dari Twitter, grup chat, berbagai pendapat, semakin banyak mendengar semakin mudah bingung. Trader yang benar-benar menghasilkan uang tidak pernah terganggu oleh hal-hal tersebut.
Sekarang saya kembali menyusun strategi, mengikuti logika saya sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
23 Suka
Hadiah
23
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
PrivateKeyParanoia
· 22jam yang lalu
Opini publik di Twitter memang benar-benar pembunuh trading, begitu melihat grup yang mengumumkan sinyal langsung merasa mental meledak
Baru mengerti setelah tertipu, bahwa stop loss dan take profit harus bergantung pada rencana sendiri, jangan ikut-ikutan mengikuti arus
Meskipun kali ini tidak mengalami kerugian besar, ritme menjadi kacau, ke depannya harus kembali ke logika awal, mengikuti ritme sendiri baru bisa
Lihat AsliBalas0
BlockchainTherapist
· 01-15 12:06
Inilah mengapa saya sekarang mengatur kata-kata terlarang di Twitter menjadi dua kata "seharusnya", agar tidak mendengar apa-apa dan bisa tidur, bro.
Lihat AsliBalas0
LiquidityHunter
· 01-15 09:06
Ini adalah contoh klasik dari kejatuhan mental yang disebabkan oleh kekurangan likuiditas, ilusi selisih harga yang dibuat oleh opini di Twitter membuatmu menjadi lawan dalam arbitrase
Perdagangan noise paling boros uang, data tidak berbohong
Saya melihat titik masukmu tadi pagi... kontrol slippage cukup baik, hanya saja bagian tengah yang berulang kali melompat merusak efisiensi pasangan perdagangan secara keseluruhan
Berpegang pada rencana, ngomong gampang tapi sangat sulit dilakukan, kedalaman likuiditas yang berubah-ubah membuat panik mudah terjadi
Gangguan ritme lebih menjengkelkan daripada kehilangan uang, saya mengerti
Lihat AsliBalas0
MrRightClick
· 01-14 18:38
Operasi risiko yang khas, mendengarkan terlalu banyak gangguan malah membuang waktu dan biaya. Saya juga pernah mengalami, akhirnya harus menghapus notifikasi Twitter agar bisa fokus.
Lihat AsliBalas0
JustHodlIt
· 01-13 21:02
Perilaku mengikuti tren yang khas, satu kalimat di Twitter saja bisa membuat orang mengubah rencana, inilah mengapa kebanyakan orang merugi
Terbawa arus opini, akhirnya yang kalah adalah irama, saya sangat merasakannya
Bising terlalu banyak, tetap harus percaya pada logika sendiri, kalau tidak akan selalu mengikuti tren
Lihat AsliBalas0
MysteryBoxOpener
· 01-13 20:54
Inilah akibat dari dikendalikan oleh opini publik, irama menjadi kacau, untungnya tidak mengalami kerugian besar. Saya sudah bilang sejak awal bahwa orang-orang di Twitter itu akan mengatur irama, pada saat-saat kritis tetap harus percaya pada rencana sendiri.
Lihat AsliBalas0
GasSavingMaster
· 01-13 20:40
Dengar terlalu banyak omongan kosong malah merugikan, pantas saja.
---
Ini adalah harga dari sering melakukan operasi, ritme jadi berantakan.
---
Saya sudah bilang, jangan percaya sepatah kata pun dari orang-orang di Twitter itu.
---
Dibawa arus opini benar-benar adalah titik lemah dalam trading, harus diperbaiki.
---
Kembali ke rencana sendiri adalah jalan yang benar, yang lain hanyalah gangguan.
---
Ini lagi cerita tentang orang pintar di grup yang dibodohi.
---
Ini adalah biaya yang harus dibayar kali ini, semoga lain kali bisa tahan.
---
Berpegang pada rencana itu mudah diucapkan, saat saat kritis siapa pun bisa goyah.
---
Kenapa harus lihat Twitter, langsung saja blokir saja tidak masalah.
Lihat AsliBalas0
SignatureCollector
· 01-13 20:38
Ini adalah akibat dari terlalu banyak mendengarkan orang berbicara, satu saat penuh, satu saat kosong, akhirnya uang tidak didapatkan malah membuat diri sendiri bingung, benar-benar membuat lubang untuk diri sendiri
Lihat AsliBalas0
GweiWatcher
· 01-13 20:32
Inilah akibat dari dikendalikan oleh opini publik, akhirnya harus kembali ke rencana semula... Mengapa harus repot-repot berputar-putar?
Saat mengambil posisi long, saya terpengaruh oleh opini di Twitter, menutup posisi lebih awal untuk mengamankan keuntungan, lalu buru-buru membuka posisi short lagi. Hasilnya? Meskipun tidak kehilangan banyak, operasi kali ini merusak ritme trading saya sendiri. Kemudian saya kembali ke titik rencana short awal untuk masuk kembali.
Pelajaran ini sangat dalam—betapa pentingnya untuk tetap berpegang pada rencana trading Anda. Kebisingan di pasar selalu ada, dari Twitter, grup chat, berbagai pendapat, semakin banyak mendengar semakin mudah bingung. Trader yang benar-benar menghasilkan uang tidak pernah terganggu oleh hal-hal tersebut.
Sekarang saya kembali menyusun strategi, mengikuti logika saya sendiri.