Ada sebuah peristiwa besar yang meledak dalam beberapa hari terakhir—Departemen Kehakiman AS memulai penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve Powell. Secara kasat mata, ini tampaknya adalah gejolak politik internal Amerika Serikat, tetapi bagi kami para pemegang aset, dampaknya mungkin jauh lebih besar dari yang dibayangkan.
Pada 11 Januari, Federal Reserve secara resmi mengonfirmasi penyelidikan ini. Jaksa federal AS memulai penyelidikan pidana terhadap Powell, dengan fokus utama pada proyek renovasi gedung kantor Federal Reserve dan apakah Powell memberikan pernyataan palsu kepada Kongres. Penyelidikan ini dipimpin oleh Kantor Jaksa Federal Distrik Columbia, yang telah disetujui sejak November tahun lalu.
Powell sendiri jarang-jarang merekam pernyataan video sebagai tanggapan. Sikapnya sangat tegas—ini adalah upaya untuk merusak independensi Federal Reserve. Dia mengatakan secara langsung: "Ini menyangkut apakah Federal Reserve masih dapat menetapkan suku bunga berdasarkan bukti dan kondisi ekonomi, atau akan dipengaruhi oleh tekanan dan paksaan politik." Dengan kata lain, jika independensi bank sentral melemah, kebijakan moneter bisa menjadi alat politik.
Apa dampaknya terhadap aset Anda? Lihatlah apa yang dikatakan oleh Chief Economist Moody’s, Mark Zandi—inflasi sudah menjadi risiko besar bagi investor obligasi. Jika Federal Reserve dipaksa untuk mengubah kebijakan suku bunga, seluruh pasar keuangan harus melakukan penyesuaian ulang harga. Pasar kripto juga sangat sensitif. Ketidakpastian kebijakan bank sentral sering kali menyebabkan volatilitas sentimen pasar, dan investor akan menjadi lebih berhati-hati.
Singkatnya, ini bukan hanya gosip Washington. Ini bisa berarti tekanan inflasi, kebijakan suku bunga, bahkan seluruh sistem harga aset menghadapi ketidakpastian yang lebih besar. Jika Anda memegang aset kripto atau aset risiko lainnya, kinerja pasar berikutnya patut diamati dengan cermat. Kontroversi tentang independensi bank sentral sering kali bukan hanya gejolak jangka pendek, tetapi sumber kebisingan pasar jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ada sebuah peristiwa besar yang meledak dalam beberapa hari terakhir—Departemen Kehakiman AS memulai penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve Powell. Secara kasat mata, ini tampaknya adalah gejolak politik internal Amerika Serikat, tetapi bagi kami para pemegang aset, dampaknya mungkin jauh lebih besar dari yang dibayangkan.
Pada 11 Januari, Federal Reserve secara resmi mengonfirmasi penyelidikan ini. Jaksa federal AS memulai penyelidikan pidana terhadap Powell, dengan fokus utama pada proyek renovasi gedung kantor Federal Reserve dan apakah Powell memberikan pernyataan palsu kepada Kongres. Penyelidikan ini dipimpin oleh Kantor Jaksa Federal Distrik Columbia, yang telah disetujui sejak November tahun lalu.
Powell sendiri jarang-jarang merekam pernyataan video sebagai tanggapan. Sikapnya sangat tegas—ini adalah upaya untuk merusak independensi Federal Reserve. Dia mengatakan secara langsung: "Ini menyangkut apakah Federal Reserve masih dapat menetapkan suku bunga berdasarkan bukti dan kondisi ekonomi, atau akan dipengaruhi oleh tekanan dan paksaan politik." Dengan kata lain, jika independensi bank sentral melemah, kebijakan moneter bisa menjadi alat politik.
Apa dampaknya terhadap aset Anda? Lihatlah apa yang dikatakan oleh Chief Economist Moody’s, Mark Zandi—inflasi sudah menjadi risiko besar bagi investor obligasi. Jika Federal Reserve dipaksa untuk mengubah kebijakan suku bunga, seluruh pasar keuangan harus melakukan penyesuaian ulang harga. Pasar kripto juga sangat sensitif. Ketidakpastian kebijakan bank sentral sering kali menyebabkan volatilitas sentimen pasar, dan investor akan menjadi lebih berhati-hati.
Singkatnya, ini bukan hanya gosip Washington. Ini bisa berarti tekanan inflasi, kebijakan suku bunga, bahkan seluruh sistem harga aset menghadapi ketidakpastian yang lebih besar. Jika Anda memegang aset kripto atau aset risiko lainnya, kinerja pasar berikutnya patut diamati dengan cermat. Kontroversi tentang independensi bank sentral sering kali bukan hanya gejolak jangka pendek, tetapi sumber kebisingan pasar jangka panjang.