Koreksi kali ini memang cukup tajam. Melihat angka di order book yang terus turun, hati pasti sedikit cemas. Saat seperti ini, hal tersulit adalah menentukan: apakah harus mempertahankan posisi dan menunggu rebound, atau langsung cut loss dan keluar?
Sejujurnya, tidak ada jawaban pasti saat seperti ini. Intinya tetap harus melihat toleransi risiko dan struktur posisi sendiri. Jika semua adalah posisi leverage, tentu harus lebih berhati-hati. Tapi jika itu adalah uang dingin, semakin dalam penurunan kadang malah menjadi peluang.
Namun ada satu logika yang pasti: saat harga turun, orang paling mudah ketakutan, terutama di gelombang penurunan besar pertama. Banyak kali, penjualan panik justru menjadi titik awal rebound berikutnya.
Tentu saja, setiap orang berbeda situasinya. Kalau benar-benar sulit tidur, mengurangi posisi demi menjaga mental juga tidak masalah. Bagaimanapun, pasar ini selalu punya peluang, tidak perlu bertaruh semua modal dalam satu gelombang pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GetRichLeek
· 15jam yang lalu
哎呀, lagi-lagi kita dipotong lagi, pola manipulasi bandar yang tipikal
---
Data on-chain semua gak ngerti, masih bingung mau buy the dip atau nggak
---
Saya cuma mau tahu bagaimana perasaan para whale yang sudah menunggu dari dulu, saya benar-benar rugi besar
---
Ngomong soal toleransi risiko, pada akhirnya ya karena gak punya dana lagi, bro
---
Saat seperti ini paling gampang bikin orang takut keluar? Teman saya langsung keluar, jual rugi sampai trauma
---
Mengalokasikan uang sisa adalah mimpi indah, semua leverage, kita cuma bisa nonton saja sampai margin call
---
Dimana support teknikalnya? Saya gak bisa lihat titik rebound-nya di mana
---
Kalau tidur nggak nyenyak, langsung cut loss? Saya malah nggak tidur, terus monitor chart semalaman, toh juga gak akan berhenti turun
---
Gelombang ini sepenuhnya dipicu oleh Bitcoin, altcoin yang ikut-ikutan malah lebih parah dan menyedihkan
---
Distribusi chip semua berantakan, siapa yang bisa kasih tahu saya di mana rebound berikutnya, saya FOMO sampai mati
Lihat AsliBalas0
MetaEggplant
· 01-13 13:50
Saya hanya ingin bertanya, apakah orang-orang yang sekarang melakukan stop loss akan menyesal nanti?
Lihat AsliBalas0
ShitcoinConnoisseur
· 01-13 13:50
Naik lagi lagi lagi, kali ini benar-benar menyakitkan
Orang yang membeli di bawah harga harus tersenyum, orang yang terjebak harus menangis
Kuncinya adalah tidak bisa memastikan ini adalah dasar atau terus turun lagi
Lihat AsliBalas0
Ser_APY_2000
· 01-13 13:49
Sikap mental adalah yang terpenting, jangan sampai terjual dan masih tidak tahu kenapa.
Panic selling seperti ini, hari ini jual rugi besok langsung rebound, bikin jengkel.
Uang santai untuk bermain masih oke, dengan leverage penuh tinggal menunggu likuidasi saja.
Tidur jauh lebih berharga daripada keuntungan, saya serius.
Justru saat seperti ini adalah waktu untuk membeli di dasar, tergantung apakah Anda berani atau tidak.
Stop loss untuk melindungi modal, peluang berikutnya pasti akan datang, jangan berpikir untuk serakah sekaligus.
Lihat AsliBalas0
WenMoon
· 01-13 13:39
Lagi-lagi dipotong, kali ini benar-benar kejam
---
Penurunan besar adalah ujian mental, apapun yang dikatakan sia-sia
---
Bro leverage seharusnya sudah keluar sekarang, kan?
---
Kalau tidur tidak nyenyak, jual saja, uang hilang malah tidur lebih buruk
---
Panic sell biasanya adalah sinyal dasar, sejarah selalu terulang seperti ini
---
Uang santai baru berani beli, yang full posisi pantas panik
---
Titik awal rebound? Kenapa rasanya masih akan terus turun?
---
Kalau mental tidak bisa tahan, sebaiknya keluar lebih awal, agar tidak semakin sulit nanti
---
Gelombang ini benar-benar menguji manusia, lakukan stop loss jika perlu, jangan dipaksakan
Lihat AsliBalas0
NullWhisperer
· 01-13 13:38
Secara teknis, likuidasi panik hanyalah vektor kerentanan yang menunggu untuk dieksploitasi... kecuali saat mereka mengeksploitasi *Anda*. Kasus pinggiran yang menarik yang disajikan pasar ini
Koreksi kali ini memang cukup tajam. Melihat angka di order book yang terus turun, hati pasti sedikit cemas. Saat seperti ini, hal tersulit adalah menentukan: apakah harus mempertahankan posisi dan menunggu rebound, atau langsung cut loss dan keluar?
Sejujurnya, tidak ada jawaban pasti saat seperti ini. Intinya tetap harus melihat toleransi risiko dan struktur posisi sendiri. Jika semua adalah posisi leverage, tentu harus lebih berhati-hati. Tapi jika itu adalah uang dingin, semakin dalam penurunan kadang malah menjadi peluang.
Namun ada satu logika yang pasti: saat harga turun, orang paling mudah ketakutan, terutama di gelombang penurunan besar pertama. Banyak kali, penjualan panik justru menjadi titik awal rebound berikutnya.
Tentu saja, setiap orang berbeda situasinya. Kalau benar-benar sulit tidur, mengurangi posisi demi menjaga mental juga tidak masalah. Bagaimanapun, pasar ini selalu punya peluang, tidak perlu bertaruh semua modal dalam satu gelombang pasar.