Menurut analisis terbaru dari Grayscale, pola siklik yang selama bertahun-tahun menandai evolusi Bitcoin perlu dipertimbangkan kembali. Lembaga keuangan ini menunjukkan bahwa siklus 4 tahun, yang menjadi kerangka acuan bagi investor dan analis, telah berhenti menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk memproyeksikan perilaku pasar di masa depan.
Perubahan mendasar dalam dinamika Bitcoin ini disebabkan oleh transformasi struktural yang mendalam. Penerapan massal Produk Berjangka yang Terdaftar di Bursa (ETPs) dan Reksa Dana Aset Digital (DATs) telah secara signifikan mengubah cara pasar beroperasi. Instrumen-instrumen ini telah menarik modal institusional dalam skala besar, mengubah pola spekulatif yang menjadi ciri siklus sebelumnya.
Salah satu bukti paling jelas dari perubahan ini adalah tidak adanya lonjakan parabola yang meledak dalam pasar bullish saat ini. Secara historis, Bitcoin mengalami puncak spekulasi yang tidak terkendali diikuti oleh koreksi yang parah. Namun, dengan basis investor yang lebih beragam dan terinstitusionalisasi, pergerakan ekstrem ini telah menjadi lebih moderat, menandai kematangan pasar.
Grayscale memproyeksikan bahwa Bitcoin akan mencapai rekor tertinggi baru selama 2026, sebuah horizon yang menjauh dari kalender tradisional 4 tahun. Prediksi ini didukung oleh lingkungan makroekonomi yang diperkirakan akan menguntungkan dalam jangka menengah, dikombinasikan dengan meningkatnya institusionalisasi sektor.
Analisis ini menyarankan bahwa peserta pasar harus meninggalkan skema siklik lama dan beradaptasi dengan realitas baru di mana evolusi Bitcoin dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lebih canggih dan kurang dapat diprediksi di bawah model yang sederhana.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Siklus tradisional Bitcoin sudah usang: Grayscale menargetkan puncak pada 2026
Menurut analisis terbaru dari Grayscale, pola siklik yang selama bertahun-tahun menandai evolusi Bitcoin perlu dipertimbangkan kembali. Lembaga keuangan ini menunjukkan bahwa siklus 4 tahun, yang menjadi kerangka acuan bagi investor dan analis, telah berhenti menjadi indikator yang dapat diandalkan untuk memproyeksikan perilaku pasar di masa depan.
Perubahan mendasar dalam dinamika Bitcoin ini disebabkan oleh transformasi struktural yang mendalam. Penerapan massal Produk Berjangka yang Terdaftar di Bursa (ETPs) dan Reksa Dana Aset Digital (DATs) telah secara signifikan mengubah cara pasar beroperasi. Instrumen-instrumen ini telah menarik modal institusional dalam skala besar, mengubah pola spekulatif yang menjadi ciri siklus sebelumnya.
Salah satu bukti paling jelas dari perubahan ini adalah tidak adanya lonjakan parabola yang meledak dalam pasar bullish saat ini. Secara historis, Bitcoin mengalami puncak spekulasi yang tidak terkendali diikuti oleh koreksi yang parah. Namun, dengan basis investor yang lebih beragam dan terinstitusionalisasi, pergerakan ekstrem ini telah menjadi lebih moderat, menandai kematangan pasar.
Grayscale memproyeksikan bahwa Bitcoin akan mencapai rekor tertinggi baru selama 2026, sebuah horizon yang menjauh dari kalender tradisional 4 tahun. Prediksi ini didukung oleh lingkungan makroekonomi yang diperkirakan akan menguntungkan dalam jangka menengah, dikombinasikan dengan meningkatnya institusionalisasi sektor.
Analisis ini menyarankan bahwa peserta pasar harus meninggalkan skema siklik lama dan beradaptasi dengan realitas baru di mana evolusi Bitcoin dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lebih canggih dan kurang dapat diprediksi di bawah model yang sederhana.