Ahli ekonomi terkemuka Justin Wolfers baru saja membalas Departemen Kehakiman, menyebut mereka sebagai 'Departemen Recriminations' atas langkah-langkah terbaru mereka yang menargetkan Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Menurut Wolfers, Powell pada dasarnya menghadapi konfrontasi skala penuh karena tekanan politik yang meningkat terhadap ketua Fed.
Pertentangan ini menyoroti ketegangan yang sedang berlangsung antara cabang eksekutif dan independensi Federal Reserve. Kritik tajam Wolfers mencerminkan kekhawatiran yang semakin meningkat di kalangan ekonomi tentang bagaimana keputusan kebijakan dipengaruhi oleh faktor politik daripada pertimbangan ekonomi murni.
Situasi ini menegaskan pertanyaan penting bagi pelaku pasar: bagaimana dinamika politik ini akan mempengaruhi kebijakan Fed ke depan? Bagi investor—terutama dalam kelas aset yang volatil—memahami independensi Fed dan stabilitas kebijakan tetap sangat penting. Meskipun Powell telah mempertahankan komitmen Fed terhadap keputusan berbasis data, tekanan eksternal dapat memperumit pesan dan pelaksanaan kebijakan moneter.
Komentar Wolfers menunjukkan bahwa ini tidak akan menjadi bab yang tenang dalam sejarah Fed. Apakah ini akan mempengaruhi keputusan ekonomi jangka pendek atau menjadi pergeseran jangka panjang dalam cara Fed beroperasi di bawah pengawasan politik, masih harus dilihat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropLicker
· 18jam yang lalu
The Federal Reserve akan kembali dirusak, campur tangan politik dalam ekonomi... ini adalah peringatan resesi yang sebenarnya
Lihat AsliBalas0
NFTRegretter
· 01-14 18:34
Pengaruh politik yang masuk ke Federal Reserve mulai merusak, teman saya Powell cukup tegas
Lihat AsliBalas0
LightningClicker
· 01-13 20:16
Politik berdebat tentang Federal Reserve... lagi-lagi dengan pola yang sama, Powell ini sedang dipanggang di atas bara api
Lihat AsliBalas0
MEV_Whisperer
· 01-13 03:51
Kembali lagi dengan pola ini? Intervensi politik terhadap bank sentral sudah usang, Powell sekuat apapun tidak akan mampu bertahan jika melakukan hal seperti ini
Lihat AsliBalas0
FundingMartyr
· 01-12 23:00
Kembali lagi dengan trik itu? Intervensi politik ke bank sentral, kali ini benar-benar terjadi
Lihat AsliBalas0
CryptoTherapist
· 01-12 22:59
ngl pertunjukan politik ini seputar powell memberikan suasana "sindrom kecemasan pasar" yang besar... ketika kemerdekaan fed menjadi sandera terhadap saling menyalahkan, tingkat resistensi psikologis portofolio Anda mulai retak fr fr
Lihat AsliBalas0
ChainSpy
· 01-12 22:51
Intervensi politik terhadap bank sentral ini... benar-benar harus dihentikan, teman saya Powell juga terlalu sulit.
Lihat AsliBalas0
GweiWatcher
· 01-12 22:50
Kembali lagi dengan pola ini? Pola politik yang memanipulasi, pada akhirnya yang membayar harganya bukanlah kita para investor ritel
Lihat AsliBalas0
FromMinerToFarmer
· 01-12 22:49
Kembali lagi ke drama politik besar, Federal Reserve menjadi seperti biskuit lapis, benar-benar menarik perhatian
Ahli ekonomi terkemuka Justin Wolfers baru saja membalas Departemen Kehakiman, menyebut mereka sebagai 'Departemen Recriminations' atas langkah-langkah terbaru mereka yang menargetkan Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Menurut Wolfers, Powell pada dasarnya menghadapi konfrontasi skala penuh karena tekanan politik yang meningkat terhadap ketua Fed.
Pertentangan ini menyoroti ketegangan yang sedang berlangsung antara cabang eksekutif dan independensi Federal Reserve. Kritik tajam Wolfers mencerminkan kekhawatiran yang semakin meningkat di kalangan ekonomi tentang bagaimana keputusan kebijakan dipengaruhi oleh faktor politik daripada pertimbangan ekonomi murni.
Situasi ini menegaskan pertanyaan penting bagi pelaku pasar: bagaimana dinamika politik ini akan mempengaruhi kebijakan Fed ke depan? Bagi investor—terutama dalam kelas aset yang volatil—memahami independensi Fed dan stabilitas kebijakan tetap sangat penting. Meskipun Powell telah mempertahankan komitmen Fed terhadap keputusan berbasis data, tekanan eksternal dapat memperumit pesan dan pelaksanaan kebijakan moneter.
Komentar Wolfers menunjukkan bahwa ini tidak akan menjadi bab yang tenang dalam sejarah Fed. Apakah ini akan mempengaruhi keputusan ekonomi jangka pendek atau menjadi pergeseran jangka panjang dalam cara Fed beroperasi di bawah pengawasan politik, masih harus dilihat.