Sentimen bisnis Selandia Baru baru saja mencapai level terkuat dalam hampir 12 tahun—pergeseran besar yang didorong oleh siklus pemotongan suku bunga agresif dari bank sentral. Langkah ini menandakan kepercayaan yang semakin meningkat bahwa pelonggaran moneter akan mendorong pemulihan ekonomi di kawasan tersebut.
Jenis pergeseran kebijakan ini menyebar ke pasar global. Ketika ekonomi maju melonggarkan kebijakan secara agresif, biasanya kondisi keuangan di seluruh dunia menjadi lebih longgar dan dapat meningkatkan selera risiko untuk aset alternatif. Waktu juga penting—ketika pasar tradisional merespons suku bunga yang lebih rendah, investor sering melakukan diversifikasi ke kelas aset yang berbeda.
Bagi mereka yang mengikuti tren makro, ini patut dipantau: pergeseran dalam sentimen bisnis sering mendahului langkah ekonomi yang lebih luas, dan langkah bank sentral di ekonomi utama cenderung menentukan nada untuk aliran modal secara global.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
RugDocScientist
· 01-14 07:17
Sentimen di Selandia Baru sedang meningkat, siklus penurunan suku bunga memang begitu agresif, arus dana global pun harus mengikuti pergerakan ini
Lihat AsliBalas0
0xTherapist
· 01-12 22:33
Sentimen rebound di Selandia Baru kali ini memang cukup kuat, tetapi rasanya tetap harus melihat kebijakan selanjutnya apakah benar-benar dapat menstabilkan ekonomi... Siklus penurunan suku bunga jika berbalik mungkin akan mengocok ulang lagi.
Lihat AsliBalas0
alpha_leaker
· 01-12 22:31
Dalam siklus penurunan suku bunga, seluruh dunia harus mengalirkan uangnya, dan gelombang di Selandia Baru ini memang cukup menarik
Lihat AsliBalas0
TxFailed
· 01-12 22:29
ngl, narasi "puncak 12 tahun" selalu membuat saya... secara teknis, itu hanya reversion mean setelah mereka benar-benar dihancurkan. jika dilihat kembali, menyebut ini sebagai sinyal kepercayaan terasa seperti copium—penurunan suku bunga tidak berarti ekonomi benar-benar pulih, itu berarti mereka kehabisan amunisi.
Lihat AsliBalas0
GasFeeTherapist
· 01-12 22:11
Penurunan suku bunga ini, Selandia Baru tampaknya sudah merasakan manfaatnya, sepertinya memang ada yang memberi semangat pasar.
Sentimen bisnis Selandia Baru baru saja mencapai level terkuat dalam hampir 12 tahun—pergeseran besar yang didorong oleh siklus pemotongan suku bunga agresif dari bank sentral. Langkah ini menandakan kepercayaan yang semakin meningkat bahwa pelonggaran moneter akan mendorong pemulihan ekonomi di kawasan tersebut.
Jenis pergeseran kebijakan ini menyebar ke pasar global. Ketika ekonomi maju melonggarkan kebijakan secara agresif, biasanya kondisi keuangan di seluruh dunia menjadi lebih longgar dan dapat meningkatkan selera risiko untuk aset alternatif. Waktu juga penting—ketika pasar tradisional merespons suku bunga yang lebih rendah, investor sering melakukan diversifikasi ke kelas aset yang berbeda.
Bagi mereka yang mengikuti tren makro, ini patut dipantau: pergeseran dalam sentimen bisnis sering mendahului langkah ekonomi yang lebih luas, dan langkah bank sentral di ekonomi utama cenderung menentukan nada untuk aliran modal secara global.