Persediaan minyak mentah Iran di terminal Pulau Kharg—salah satu pusat pemuatan penting di dunia—menurun sebesar 30% antara awal Januari (Jan 1-4), berdasarkan data pelacakan inventaris satelit. Perubahan ini menandakan potensi tekanan pasokan yang dapat menyebar ke pasar energi global. Bagi trader yang memantau faktor makro, volatilitas harga energi tetap menjadi indikator utama yang mempengaruhi sentimen risiko yang lebih luas dan aliran aset di seluruh pasar digital. Skala penurunan inventaris ini patut dipantau karena dinamika pasokan geopolitik terus membentuk siklus komoditas dan posisi investor.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
VitalikFanAccount
· 01-12 23:58
Persediaan Pulau Calgue turun drastis, apakah harga minyak akan melonjak?
Lihat AsliBalas0
gas_fee_trauma
· 01-12 16:02
Persediaan minyak Iran turun 30%... pasar energi benar-benar akan bergolak, mungkin harus membeli di harga rendah lagi
Lihat AsliBalas0
AirdropNinja
· 01-12 16:02
Persediaan minyak mentah Iran anjlok secara drastis, akankah gelombang ini mendorong sektor energi terbang?
Lihat AsliBalas0
MoonMathMagic
· 01-12 16:00
Persediaan Iran turun 30%, pasar energi harus meledak sekarang
Lihat AsliBalas0
SolidityJester
· 01-12 15:49
Tekanan jualan datang, langkah Iran ini akan mengacaukan situasi
Lihat AsliBalas0
AirdropGrandpa
· 01-12 15:44
Persediaan Iran turun 30%, bagaimana pandangan Anda tentang gelombang ini?
Lihat AsliBalas0
SignatureDenied
· 01-12 15:38
Persediaan Iran turun 30%? Pasar energi akan mulai bergejolak sekarang
Lihat AsliBalas0
Tokenomics911
· 01-12 15:33
Persediaan minyak dan gas Iran mengalami penurunan besar, pasar energi akan berubah nih
Persediaan minyak mentah Iran di terminal Pulau Kharg—salah satu pusat pemuatan penting di dunia—menurun sebesar 30% antara awal Januari (Jan 1-4), berdasarkan data pelacakan inventaris satelit. Perubahan ini menandakan potensi tekanan pasokan yang dapat menyebar ke pasar energi global. Bagi trader yang memantau faktor makro, volatilitas harga energi tetap menjadi indikator utama yang mempengaruhi sentimen risiko yang lebih luas dan aliran aset di seluruh pasar digital. Skala penurunan inventaris ini patut dipantau karena dinamika pasokan geopolitik terus membentuk siklus komoditas dan posisi investor.