【比推】Menurut laporan media, Tether mampu menjadi stablecoin paling utama di dunia, dan ini sangat terkait dengan penggunaannya dalam ekonomi tertentu. Stablecoin ini memainkan peran penting dalam penyelesaian perdagangan internasional, terutama di daerah yang menghadapi pengendalian valuta asing, di mana ia menyediakan cara bagi penduduk setempat untuk menghindari risiko depresiasi mata uang lokal—misalnya, beberapa warga negara yang terus-menerus mengalami depresiasi mata uang lokal mereka memegang USDT dalam jumlah besar, membentuk kebutuhan ekonomi nyata.
Selain itu, Tether juga dikenal karena likuiditas global yang kuat dan pasangan perdagangan yang beragam, sehingga digunakan secara luas dalam berbagai skenario penyelesaian lintas negara. Hal ini memicu perhatian berkelanjutan dari otoritas pengawas terhadap kepatuhan regulasinya.
Jubir resmi Tether menyatakan bahwa perusahaan mematuhi semua regulasi sanksi Amerika Serikat dan internasional secara ketat, serta telah membangun mekanisme kerja sama yang erat dengan lembaga penegak hukum AS, termasuk membantu membekukan alamat yang terkait dengan aktivitas ilegal atau pelanggaran sanksi. Ini menunjukkan bahwa Tether dalam menghadapi tekanan regulasi sedang memperkuat posisinya melalui kerja sama aktif dengan lembaga penegak hukum. Bagi ekosistem stablecoin, transparansi regulasi semacam ini dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap stablecoin besar secara lebih lanjut.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TxFailed
· 01-11 12:17
jadi tether pada dasarnya telah menjadi jalur pelarian bagi orang-orang dengan mata uang yang sekarat... secara teknis itu adalah fitur, bukan bug, tapi juga? belajar hal ini dengan cara yang sulit dengan menyaksikan langkah-langkah teater kepatuhan ini. mereka membekukan alamat ketika feds meminta dengan sopan dan tiba-tiba semua orang kembali mempercayai stablecoin terpusat lagi lmao
Lihat AsliBalas0
SandwichTrader
· 01-11 12:15
USDT就是 modern underground bank, jangan bilang apa yang disebut compliance, kalau benar-benar有本事就别在美国爹面前低眉顺眼
Lihat AsliBalas0
DegenWhisperer
· 01-11 12:01
USDT benar-benar kebutuhan mendesak, tempat-tempat di mana koin menjadi kertas tidak bisa bertahan tanpa itu, tetapi dengan pengawasan dan pembekuan alamat oleh regulator... emm rasanya agak rumit
Lihat AsliBalas0
CompoundPersonality
· 01-11 11:59
USDT begitu diminati, jujur saja, negara-negara dengan mata uang yang sangat terdepresiasi hidupnya tidak mudah... Likuiditas yang tinggi harus menanggung beban regulasi, apakah langkah Tether yang bekerja sama dengan pembekuan alamat ini cerdas atau kompromi?
Lihat AsliBalas0
RadioShackKnight
· 01-11 11:52
Jujur saja, USDT ini adalah versi modern dari bank gelap, hanya saja berbalut kain patuh regulasi
---
Otoritas pengawas benar-benar mengira dengan membekukan beberapa alamat bisa mengendalikan? Lucu sekali, permintaan tetap ada di sana
---
Yuan dari negara yang mengalami depresiasi sudah habis nilainya, jadi apa salahnya menimbun USDT... Ini bukan kesalahan Tether
---
Bekerja sama erat dengan lembaga penegak hukum Amerika? Cukup dengar saja, siapa yang percaya pada skenario ini untuk transaksi besar
---
Likuiditas tertinggi = paling sulit diawasi, inilah keunggulan sebenarnya dari USDT
---
Operasi sesuai regulasi? Lebih karena Amerika membiarkannya ada, coba di negara lain
---
Beberapa bank sentral juga sedang menurunkan nilai uang, makanya seluruh dunia ingin menimbun stablecoin... Ini masalah sistem
---
Langkah membekukan alamat ilegal terlalu dangkal, pasar gelap punya cara sendiri untuk mengakali
---
Saya cuma ingin tahu apakah cadangan dolar Tether benar-benar nyata, ini adalah masalah inti
---
Di tengah sanksi, yang paling nyaman hidup justru USDT, ironis kan
Bagaimana stablecoin Tether mempertahankan operasi yang sesuai di tengah lingkungan sanksi global
【比推】Menurut laporan media, Tether mampu menjadi stablecoin paling utama di dunia, dan ini sangat terkait dengan penggunaannya dalam ekonomi tertentu. Stablecoin ini memainkan peran penting dalam penyelesaian perdagangan internasional, terutama di daerah yang menghadapi pengendalian valuta asing, di mana ia menyediakan cara bagi penduduk setempat untuk menghindari risiko depresiasi mata uang lokal—misalnya, beberapa warga negara yang terus-menerus mengalami depresiasi mata uang lokal mereka memegang USDT dalam jumlah besar, membentuk kebutuhan ekonomi nyata.
Selain itu, Tether juga dikenal karena likuiditas global yang kuat dan pasangan perdagangan yang beragam, sehingga digunakan secara luas dalam berbagai skenario penyelesaian lintas negara. Hal ini memicu perhatian berkelanjutan dari otoritas pengawas terhadap kepatuhan regulasinya.
Jubir resmi Tether menyatakan bahwa perusahaan mematuhi semua regulasi sanksi Amerika Serikat dan internasional secara ketat, serta telah membangun mekanisme kerja sama yang erat dengan lembaga penegak hukum AS, termasuk membantu membekukan alamat yang terkait dengan aktivitas ilegal atau pelanggaran sanksi. Ini menunjukkan bahwa Tether dalam menghadapi tekanan regulasi sedang memperkuat posisinya melalui kerja sama aktif dengan lembaga penegak hukum. Bagi ekosistem stablecoin, transparansi regulasi semacam ini dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap stablecoin besar secara lebih lanjut.