Setelah membaca wawancara Zhang Peng dengan Luo Yonghao ini, saya mencatat beberapa poin yang saya dapatkan:



(1) Saat memulai bisnis atau membuat produk, yang terpenting adalah bertahan hidup dulu, baru bicara soal idealisme.
Jika mengerjakan proyek yang sulit, bisa menambah pekerjaan sampingan/produk yang “cepat menghasilkan uang tapi tidak bertentangan dengan hati nurani” (pastikan tidak mengganggu tugas utama).

(2) Seorang ahli sejati akan mampu menahan diri atas bakatnya sendiri.
Seringkali, yang diperlukan bukan “memaksimalkan keunggulan”, melainkan belajar untuk menahan diri di situasi yang tidak tepat untuk menunjukkan kehebatan.

(3) Jika membuat konten, anggaplah itu sebagai “aset jangka panjang”, bukan sekadar output sesaat.
Aset jangka panjang bisa berupa relasi, pengetahuan, dan lain-lain.

(4) Komersialisasi harus dilakukan sejak awal, tapi batas bawahnya harus ditentukan dulu.
Bukan berarti tidak cari uang itu lebih bersih, tapi: sejak awal sudah harus jelas “uang seperti apa yang selamanya tidak akan diambil”.

(5) Saat menghadapi anak muda, harus punya “kesadaran anti-tua”.
Belajar seumur hidup, seperti Charlie Munger yang hingga akhir hayatnya masih berdiskusi dan belajar lewat pertemuan pagi bersama teman-temannya.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan