22 Maret 2026, pukul 22:15 hingga 22:30 (UTC), ETH mencatatkan pengembalian sebesar +0,81% dalam 15 menit, dengan kisaran harga antara 2041,49 hingga 2064,99 USDT, volatilitas 1,15%. Minat pasar meningkat pesat, volatilitas selama sesi menjadi lebih tajam, dan sebagian investor memusatkan perhatian pada transaksi transfer besar di blockchain.
Pergerakan ini didorong oleh whale wallet yang dalam 48 jam terakhir menarik sekitar 155 juta USD ETH dari bursa utama, secara signifikan mengurangi likuiditas yang tersedia untuk diperdagangkan di bursa tersebut. Data on-chain menunjukkan bahwa sejumlah besar ETH mengalir ke cold wallet atau alamat baru, mengurangi tekanan jual jangka pendek, dan meningkatkan sensitivitas pasar terhadap pembelian, mendorong ETH naik dalam jangka pendek. Pada saat yang sama, volume perdagangan spot dalam periode ini juga meningkat secara bersamaan, menunjukkan bahwa pembelian besar oleh whale langsung mendorong kenaikan harga.
Selain itu, pada awal Maret, produk ETF terkait ETH terus mengalami arus keluar bersih, dengan nilai maksimum satu hari lebih dari 38 juta USD, mencerminkan adanya tekanan penarikan dana dari institusi. Meskipun arus keluar ETF menimbulkan potensi tekanan jual, akumulasi ETH oleh whale di on-chain menunjukkan efek lindung nilai, dan struktur pasar menunjukkan perbedaan yang mencolok. Selain itu, struktur posisi di blockchain tersebar ke alamat baru dan cold storage, yang lebih jauh mengurangi dampak penjualan jangka pendek.
Risiko volatilitas setelah penurunan likuiditas pasar ETH saat ini tetap perlu diperhatikan, terutama dengan memperhatikan perubahan posisi whale dan sinyal perilaku potensi aliran dana kembali ke bursa. Level support utama yang terkait dengan interaksi pasar derivatif dan arus dana ETF juga menjadi fokus pengamatan selanjutnya. Pengguna harus waspada terhadap risiko koreksi harga akibat penurunan likuiditas secara mendadak, serta memantau secara tepat transfer besar di blockchain dan perubahan struktur pasar terbaru.