Konflik Iran mengingatkan kembali "bayangan hantu" 2008: Saham, crypto menghadapi risiko

BTC1,19%

Mike McGlone, ahli strategi makro senior di Bloomberg, menyatakan bahwa meningkatnya ketegangan antara AS – Israel dan Iran dapat memicu penurunan signifikan di pasar saham maupun mata uang kripto.

Bitcoin dường như đã sẵn sàng để tiếp tục xu hướng tốt hơnAhli strategi makro senior di Bloomberg, Mike McGloneMenurut McGlone, dalam skenario negatif, pasar saham AS bisa jatuh hingga 50%, yang akan menyebabkan gelombang pelemahan yang meluas ke pasar crypto.

Dia juga memperingatkan bahwa risiko penutupan Selat Hormuz sedang mengguncang tatanan ekonomi global, mendorong harga komoditas melonjak dan menyebabkan volatilitas besar di pasar minyak, energi, gas alam, dan logam mulia — sehingga memberi tekanan berantai ke pasar saham.

Peringatan Krisis Serupa 2008

McGlone memperingatkan bahwa eskalasi konflik militer dapat menjadi pemicu resesi pasar yang mirip dengan krisis keuangan global tahun 2008. Dia menilai bahwa fluktuasi ekstrem harga minyak dan emas tidak hanya terbatas di pasar komoditas, tetapi juga berpotensi menyebar dan memberi tekanan pada saham AS.

Dalam konteks tersebut, dia menyarankan para trader yang mengikuti strategi untuk memanfaatkan saat-saat pasar menilai ulang harga secara tidak wajar untuk melakukan pembelian atau penjualan. Menurutnya, peningkatan volatilitas tidak hanya membawa risiko, tetapi juga membuka peluang trading yang signifikan.

Sebagai contoh, McGlone menunjukkan bahwa Bitcoin dan perak pernah mengalami kenaikan besar sebelum kemudian mengalami koreksi tajam. Dia juga memperhatikan bahwa tren kenaikan saat ini dari minyak mentah mendekati level tertinggi yang pernah tercatat pada tahun 2022 dan 2008.

Secara keseluruhan, McGlone berpendapat bahwa pasar tahun ini memiliki banyak kesamaan dengan periode 2008 — saat indeks jatuh — tetapi juga menciptakan peluang besar bagi trader yang fleksibel, terutama di bidang komoditas.

Prediksi Negatif untuk Bitcoin

McGlone tetap berpendapat bahwa Bitcoin bisa turun ke level USD 10.000, menganggap ini sebagai level harga jangka panjang rata-rata setelah kenaikan spekulatif dihapus. Menurutnya, “Kita telah melewati periode pencetakan uang terbesar dalam sejarah, yang mendorong semua aset berisiko naik pesat. Crypto memimpin kenaikan — dan sekarang juga memimpin penurunan.”

Pada saat pencatatan, pasar komoditas menunjukkan pergerakan berlawanan: emas turun sekitar 0,3% menjadi USD 5.005,37 per ons, sementara perak naik tipis 0,25% menjadi USD 80,78 per ons. Di pasar energi, minyak WTI anjlok 2,50% menjadi USD 96,27 per barel. Sebaliknya, Bitcoin diperdagangkan sekitar USD 74.214,55, meningkat 4,4% dalam 24 jam terakhir.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar