
Platform data dan riset blockchain Messari mengumumkan pada hari Senin bahwa CEO Eric Turner telah mengundurkan diri, dan Chief Technology Officer Diran Li setelah diskusi dengan dewan direksi memastikan akan mengambil alih posisi CEO. Bersamaan dengan pergantian personel ini, Messari juga melakukan gelombang PHK. Messari menyatakan bahwa restrukturisasi ini bertujuan untuk memposisikan kembali perusahaan sebagai lembaga yang mengutamakan AI.
Penggantian Personel: Turner mengonfirmasi berita pengunduran dirinya melalui media sosial, dan menyatakan bahwa dia akan tetap terlibat dalam perusahaan sebagai konsultan. Turner menjabat sebagai CEO mulai tahun 2024, menjadi CEO kedua setelah pendiri Ryan Selkis—yang mengundurkan diri setelah mengeluarkan serangkaian posting kontroversial di platform X.
Skala PHK: Li dalam pengumuman tidak menyebutkan jumlah pasti yang terdampak, hanya menyatakan bahwa ini adalah “keputusan sulit” dalam proses transformasi, menunjukkan bahwa skala PHK kali ini cukup besar.
Posisi Kepemimpinan Baru: Li yang sebelumnya menjabat sebagai CTO mengambil alih posisi CEO, menegaskan sinyal jelas bahwa Messari sedang bertransformasi ke arah yang lebih berbasis teknologi—produk akan berfokus dari penelitian manual ke analisis otomatis berbasis AI.
Messari didirikan pada tahun 2018, terkenal karena menerbitkan laporan analisis tentang aset kripto baru, menyediakan data pasar, dan menyelenggarakan konferensi tahunan Mainnet di New York City. Sebagai salah satu lembaga riset independen paling representatif di bidang kripto, Messari dikenal luas di industri.
Li menjelaskan bahwa inti dari restrukturisasi ini adalah mengubah Messari menjadi perusahaan yang mengutamakan AI, dengan memanfaatkan machine learning dan model bahasa besar untuk mengotomatisasi banyak proses riset yang sebelumnya bergantung pada tenaga manusia, guna menyediakan layanan analisis yang lebih efisien dan berskala besar untuk klien institusional. Arah transformasi ini sejalan dengan tren adopsi AI secara umum di pasar kripto, namun juga berarti banyak posisi riset tradisional yang bergantung pada tenaga manusia akan mengalami pengurangan struktural.
Latar belakang PHK ini sangat mirip dengan alasan yang dikemukakan oleh Block Inc. di bawah Jack Dorsey bulan lalu saat mem-PHK hampir 40% (sekitar 4.000 orang)—yaitu mengurangi tenaga kerja di fungsi tradisional dan mengalihkan sumber daya ke pengembangan AI dan beberapa prioritas utama.
PHK di Messari merupakan contoh terbaru dari tren PHK besar-besaran di industri kripto akhir-akhir ini:
OP Labs (Pengembang Optimism): minggu lalu mengumumkan PHK sekitar 20% dari stafnya, untuk memusatkan sumber daya pada beberapa proyek utama.
Block Inc. (Jack Dorsey): bulan lalu mengumumkan PHK hampir 4.000 orang (sekitar 40% dari total karyawan), dengan alasan utama transformasi ke AI.
Gemini: PHK sebanyak 25%, fokus utama pada penguatan bisnis inti di AS.
Ciri umum dari gelombang PHK ini adalah: di tengah penurunan bisnis secara keseluruhan, perusahaan kripto melakukan restrukturisasi tenaga kerja dengan alasan “transformasi AI”, mengurangi posisi riset, pengolahan data, dan fungsi pendukung yang dapat digantikan otomatis, sambil mempertahankan atau memperluas tim teknologi yang langsung terkait pengembangan AI.
Menurut pengumuman Diran Li, inti dari transformasi AI Messari adalah menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk mengotomatisasi dan memperbesar kemampuan riset dan analisis data pasar yang ada, dengan fokus melayani klien institusional. Ini bisa mencakup otomatisasi pembuatan laporan riset, pengolahan dan analisis data secara real-time, serta pengiriman informasi yang disesuaikan untuk klien. Dari sudut pandang industri, AI di lembaga riset kripto adalah langkah alami untuk menurunkan biaya marginal dan memperluas jangkauan, tetapi secara fundamental menantang model bisnis tradisional yang bergantung pada analis manusia.
Turner menjabat sebagai CEO mulai tahun 2024, fokus utamanya adalah stabilisasi bisnis dan pengembangan klien institusional, serta memulihkan perusahaan setelah pendiri Ryan Selkis mengundurkan diri karena kontroversi di media sosial. Turner menyatakan akan tetap mendukung perusahaan sebagai konsultan, menunjukkan bahwa pergantian ini adalah bagian dari penyesuaian internal yang terencana, bukan pengunduran diri yang bermasalah.
Pengangkatan CTO menjadi CEO biasanya menandakan pergeseran strategi perusahaan ke arah yang lebih berbasis teknologi. Bagi Messari yang sedang melakukan transformasi AI, latar belakang Li dapat membantu mempercepat otomatisasi proses riset dan pengembangan produk AI. Namun, CEO juga harus mengemban tanggung jawab pengembangan bisnis, hubungan investor, dan manajemen klien. Kemampuan Li dalam membangun kepemimpinan bisnis selain keunggulan teknis akan menjadi indikator kunci keberhasilan transformasi ini.