Tom Lee Memberikan Peringatan: Setelah Reli Epik Saham AS, akan Datang Keruntuhan Merusak 20%

ETH9,11%

Fundstrat Global Advisors, co-founder dan kepala riset, serta ketua dewan direksi Bitmine, Tom Lee, yang dikenal sebagai analis Wall Street yang sangat optimis, secara langka mengeluarkan peringatan. Ia memperkirakan bahwa setelah mengalami lonjakan yang mencetak rekor tertinggi dalam sejarah, pasar saham AS tak terhindarkan akan mengalami kejatuhan pasar sebesar 20%, dan secara rinci menggambarkan jadwal roller coaster “naik dulu, turun kemudian” ini.
(Prakata: Bitmine kembali menghabiskan 1 miliar dolar untuk membeli 51.000 ETH! Tom Lee berseru: koreksi adalah peluang beli)
(Latar belakang tambahan: Nilai pasar BitMine melonjak melewati 80 miliar dolar! Ethereum kehilangan posisi di bawah 2000 dolar, akankah Tom Lee yang memegang 4,3 juta ETH mampu bertahan?)

Daftar Isi Artikel

Toggle

  • Puncak tertinggi dulu, kemudian berbalik menuju pasar bearish
  • Logika kontra intuitif: harga minyak tinggi justru menguntungkan pasar saham AS?
  • Setelah musim dingin kripto, gelembung spekulasi mengempis

Analis terkenal Wall Street, co-founder dan kepala riset Fundstrat, Tom Lee, mengajukan prediksi mencolok tentang pasar saham AS. Ia menyatakan bahwa meskipun indeks saham AS akan menghadapi ujian pasar bearish dengan penurunan 20% pada akhir tahun ini, sebelum itu, indeks S&P 500 akan terus naik dalam beberapa minggu mendatang, bahkan berpotensi mencapai rekor tertinggi di 7.300 poin. Di tengah kekhawatiran inflasi dan krisis energi yang melanda pasar, ia tidak hanya optimis terhadap pasar saham jangka pendek, tetapi juga mengemukakan pandangan unik bahwa “harga minyak tinggi justru menguntungkan pasar saham AS.”

Puncak tertinggi dulu, kemudian berbalik menuju pasar bearish

Tom Lee menyatakan bahwa saat ini saham perangkat lunak, tujuh raksasa teknologi (Mag-7), dan bidang kripto telah mengalami fase bear market lebih awal. Hal ini secara efektif mengurangi banyak spekulasi di pasar. Berdasarkan akumulasi posisi ini, ia memperkirakan bahwa pasar saham AS akan menunjukkan pengembalian positif pada bulan Maret, dan dalam akhir tahun ini mencapai puncak di 7.300 poin. Namun, ia juga memperingatkan dengan serius bahwa ketika pasar mulai tidak bereaksi terhadap berita baik, itu adalah tanda bahwa pasar bearish (dengan perkiraan penurunan sekitar 20%) akan resmi datang.

Logika kontra intuitif: harga minyak tinggi justru menguntungkan pasar saham AS?

Menghadapi lonjakan harga minyak baru-baru ini, Tom Lee mengemukakan pandangan yang berlawanan dengan persepsi umum: harga minyak yang tinggi sebenarnya menguntungkan pasar saham AS. Ia menjelaskan tiga alasan utama: Pertama, AS adalah negara pengekspor minyak bersih, sehingga ekonomi secara keseluruhan justru diuntungkan dari harga minyak yang tinggi. Kedua, dibandingkan negara lain yang sangat bergantung pada impor minyak, pertumbuhan ekonomi relatif AS akan lebih kuat, yang akan mendorong arus modal internasional kembali ke pasar AS. Ketiga, ketika pertumbuhan ekonomi global menjadi langka karena biaya tinggi dari harga minyak dan faktor lainnya, investor cenderung membeli saham pertumbuhan sebagai lindung nilai; dan pasar saham AS didominasi oleh saham pertumbuhan, sehingga akan menarik dana dari seluruh dunia.

Mengenai kinerja saham teknologi, Tom Lee berpendapat bahwa saham perangkat lunak telah mencapai dasar. Ia menyebutkan bahwa banyak risiko negatif telah terlebih dahulu dikonsumsi pasar, dan saat ini, valuasi industri perangkat lunak (misalnya ETF IGV) telah turun ke sekitar 16 kali forward PE, mirip dengan saham siklus ekonomi. Mengingat banyak perusahaan perangkat lunak memiliki model bisnis yang stabil dan berkelanjutan, ia percaya ini adalah waktu yang baik untuk membeli saat harga rendah. Selain itu, karena harga minyak yang tinggi berpotensi menimbulkan risiko bagi ekonomi riil secara keseluruhan, hal ini justru membuat dana lebih tertarik pada saham pertumbuhan (seperti saham teknologi), yang berpotensi berkinerja lebih baik dari indeks pasar secara umum.

Setelah musim dingin kripto, gelembung spekulasi mengempis

Mengenai pasar kripto yang sedang menjadi perhatian, Tom Lee mengakui bahwa Bitcoin dalam volatilitas pasar terbaru belum berfungsi sebagai “emas digital” yang melindungi dari risiko, sebagaimana emas yang naik saat Bitcoin justru turun. Hal ini terutama disebabkan oleh pengalaman pasar kripto pada Oktober tahun lalu, yang mengalami kejadian deleveraging terbesar dalam sejarah. Namun, ia juga menunjukkan bahwa setelah melewati musim dingin yang keras ini, banyak spekulasi dan leverage berlebihan di pasar kripto telah tersaring.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar