Di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang terus meningkat, tampaknya Bitcoin sedang mengalami penjualan besar-besaran secara menyeluruh. Menurut analisis data on-chain dari lembaga Glassnode, hampir semua dompet dengan berbagai ukuran mulai beralih ke “penjualan bersih”, terutama investor ritel yang paling mencolok.
Data Glassnode menunjukkan bahwa “Skor Tren Akuumulasi (Accumulation Trend Score)” baru-baru ini turun drastis ke sekitar 0,04, menunjukkan tekanan jual yang berat di pasar saat ini.
Ini adalah indikator yang digunakan Glassnode untuk mengukur kekuatan beli dan jual di pasar, berdasarkan ukuran dompet dan jumlah Bitcoin yang diakumulasi selama 15 hari terakhir (mengabaikan dompet bursa dan penambang). Semakin mendekati 1, berarti kelompok tersebut menunjukkan net pembelian; semakin mendekati 0, berarti dalam kondisi net penjualan atau pengurangan secara bertahap.
Data rinci menunjukkan bahwa pemilik Bitcoin dengan jumlah kecil memimpin gelombang penjualan ini:
Glassnode “Skor Tren Akuumulasi (Accumulation Trend Score)”
Meskipun data on-chain terlihat suram, performa Bitcoin yang relatif tahan terhadap penurunan baru-baru ini membuat banyak pengamat pasar terkejut. Jika dibandingkan dengan aset tradisional, kondisi pasar saat ini bisa disebut sebagai “melawan arus”: indeks dolar AS (DXY) menembus 99,5; hasil obligasi 10 tahun AS melonjak ke level tertinggi satu bulan di atas 4,2%; minyak mentah Brent berkisar di sekitar 100 dolar per barel.