Berita Gate News, pada 16 Maret, kerangka pengawasan keuangan di Hong Kong terus berkembang. Peraturan Stablecoin yang mulai berlaku sejak Agustus 2025 menetapkan persyaratan ketat bagi lembaga yang ingin menerbitkan stablecoin, termasuk transparansi, dukungan cadangan, dan kewajiban kepatuhan. Dilaporkan ada 36 lembaga yang mengajukan permohonan, namun tahap persetujuan awal lebih condong kepada lembaga keuangan yang sudah matang, seperti HSBC dan Standard Chartered yang diperkirakan akan menjadi yang pertama disetujui. Hal ini akan menjadi fondasi peluncuran ekosistem stablecoin di Hong Kong sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap pengawasan.
Standard Chartered berencana menerbitkan stablecoin yang didukung dolar Hong Kong melalui perusahaan patungan dengan Animoca Brands, perusahaan investasi blockchain, dan HKT, perusahaan telekomunikasi Hong Kong. Ini mencerminkan upaya aktif lembaga keuangan tradisional dalam mengeksplorasi teknologi blockchain, mendorong integrasi aset digital dan layanan keuangan. Nilai stabil dari stablecoin membantu mempercepat transfer lintas negara dan penyelesaian pembayaran secara efisien, sekaligus mengurangi risiko volatilitas harga cryptocurrency. Dalam kerangka pengawasan di Hong Kong, stablecoin yang diterbitkan oleh lembaga juga dapat mendukung penyelesaian digital yang lebih efisien dan inovasi keuangan lintas batas.
Meskipun stablecoin bank diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan dan kepercayaan, hal ini juga memicu kontroversi di industri. Beberapa pengamat berpendapat bahwa terlalu banyak institusionalisasi dapat menyebabkan sistem blockchain menjadi lebih terpusat. Meski demikian, kerangka stablecoin Hong Kong menunjukkan ambisinya untuk menjadi pusat inovasi aset digital global. Dengan bergabungnya raksasa keuangan seperti HSBC dan Standard Chartered, adopsi blockchain oleh lembaga keuangan di Asia kemungkinan akan semakin cepat dan dapat memberikan efek demonstrasi terhadap perkembangan regulasi di pusat keuangan dunia lainnya.
Kebijakan dan dinamika pengawasan ini tidak hanya fokus pada kepatuhan keuangan, tetapi juga memberi sinyal yang jelas kepada pengguna dan investor institusional bahwa peran stablecoin dalam ekonomi digital masa depan semakin meningkat. Partisipasi lembaga keuangan yang matang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekosistem secara sehat, serta menyediakan layanan aset digital yang lebih aman dan andal bagi para investor.