Berita Gate News, 11 Maret, perwakilan DPR Fu Xiguo mengajukan usulan tentang percepatan revisi dan penerbitan Undang-Undang Republik Rakyat Tiongkok tentang Bank Rakyat Tiongkok. Usulan tersebut menunjukkan bahwa saat ini, RMB digital kurang memiliki regulasi hukum yang jelas, penerbitan dan peredaran serta pencegahan risiko menghadapi kekosongan hukum, yang menyebabkan bank sentral kekurangan dasar hukum dalam menjalankan tugas penerbitan dan pengelolaan, sehingga sulit secara efektif melindungi keamanan peredaran RMB digital dan hak-hak konsumen keuangan. Usulan tersebut menyarankan agar revisi Undang-Undang Bank Rakyat Tiongkok harus menegaskan status mata uang resmi RMB digital dan menetapkan tugas utama bank sentral sebagai penerbit RMB digital. Undang-Undang Bank Rakyat Tiongkok yang baru juga harus memasukkan tindakan pemalsuan dan pengubahan RMB digital ke dalam lingkup regulasi hukum, serta menetapkan tanggung jawab hukum dan standar hukuman yang sesuai untuk melindungi keamanan peredaran RMB digital.