
Trader legendaris Arthur Hayes pada hari Rabu memposting di platform sosial X sebuah grafik yang menunjukkan bahwa pergerakan Bitcoin dan ETF SaaS AS (IGV) selama setahun terakhir sangat sinkron, dan secara langsung menyatakan bahwa Bitcoin belum terlepas dari hubungan dengan perusahaan teknologi SaaS AS, serta bahwa rebound saat ini mungkin hanyalah “dead cat bounce”, dan mengimbau para investor untuk bersabar.

(Sumber: Arthur Hayes X)
Grafik yang dibagikan Hayes mencakup periode dari Maret 2025 hingga Maret 2026 selama satu tahun penuh, menampilkan pergerakan Bitcoin (garis putih), indeks Nasdaq 100 (NDX, garis kuning), dan ETF SaaS Nordamerika iShares (IGV, garis hijau). Ketiga garis menunjukkan sinkronisasi yang jelas pada titik-titik berikut: kenaikan bersamaan di musim panas 2025, puncak bersama pada Oktober hingga November, penurunan tajam di akhir Januari 2026, dan rebound dalam dua minggu terakhir dengan tingkat kenaikan yang hampir sama.
IGV saat ini berada di sekitar 86, dan penurunannya sebanding dengan Bitcoin. Penurunan yang bersamaan dari puncaknya masing-masing menunjukkan bahwa dalam konteks pasar saat ini, Bitcoin masih diposisikan oleh institusi sebagai “aset teknologi dengan Beta tinggi”, bukan sebagai alat penyimpan nilai alternatif yang independen. Selama sektor SaaS AS tetap tertekan, sulit bagi Bitcoin untuk menunjukkan tren yang independen.
“Dead cat bounce” adalah pola klasik dalam analisis teknikal—aset mengalami rebound singkat setelah penurunan jangka panjang, kemudian melanjutkan tren penurunan. Pola ini secara esensial adalah pemulihan teknis setelah tekanan jual sementara mereda, bukan pembalikan struktural yang menandai dasar pasar.
Analis on-chain PlanB pernah menunjukkan bahwa setelah Bitcoin terlepas dari hubungan dengan pasar saham AS pada 2015, BTC naik hampir 10 kali lipat dalam dua tahun berikutnya. Hubungan yang menghilang ini sering menjadi sinyal awal dari gelombang kenaikan utama berikutnya. Namun, grafik Hayes dengan jelas menunjukkan bahwa setidaknya saat ini, pelepasan hubungan tersebut belum terjadi. Sebelum Bitcoin benar-benar keluar dari korelasi tinggi dengan saham SaaS, setiap rebound harus dievaluasi dengan hati-hati untuk keberlanjutannya, bukan langsung dianggap sebagai konfirmasi pembalikan tren.
Mengapa Arthur Hayes menganggap rebound saat ini hanyalah dead cat bounce dan bukan dasar yang sebenarnya?
Dasar utama Hayes berasal dari sinkronisasi pergerakan Bitcoin dan IGV (SaaS ETF) dalam grafik, yang menunjukkan keduanya masih didorong oleh kekuatan makro yang sama, dan belum menunjukkan performa relatif Bitcoin yang independen dan berlebih terhadap saham teknologi. Dalam kondisi korelasi ini, rebound lebih mungkin merupakan pemulihan teknis daripada pembalikan tren.
Apa itu IGV, dan mengapa ia menjadi indikator penting dalam mengamati pelepasan hubungan Bitcoin?
IGV (iShares Expanded Tech-Software Sector ETF) melacak perusahaan SaaS dan perangkat lunak teknologi besar AS, termasuk Salesforce dan ServiceNow yang berkapitalisasi tinggi dan berpotensi pertumbuhan tinggi. Aset semacam ini termasuk dalam kategori aset berisiko tinggi yang sangat sensitif terhadap perubahan suku bunga dan likuiditas. Oleh karena itu, tingkat korelasi antara Bitcoin dan IGV menjadi indikator penting dalam menilai apakah Bitcoin mulai memasuki tren independen.
Kapan Bitcoin benar-benar akan terlepas dari saham SaaS?
Secara historis, pelepasan hubungan biasanya membutuhkan adanya dorongan permintaan independen dari Bitcoin, seperti efek halving, lonjakan pembelian institusi, atau peningkatan aktivitas on-chain secara signifikan. Saat ini, grafik Hayes menunjukkan korelasi yang tinggi, dan sinyal pelepasan hubungan belum muncul. Konfirmasi yang sesungguhnya akan terlihat saat Bitcoin mampu menunjukkan performa berlebih secara konsisten terhadap IGV.