Dalam 24 jam terakhir, harga PIPPIN telah turun tajam hingga 37%, sejalan dengan penurunan sebesar 43 juta USD dalam open interest (OI), menunjukkan adanya gelombang penutupan posisi besar-besaran yang sedang berlangsung di pasar.
Penurunan yang signifikan ini biasanya mencerminkan tren para trader yang keluar dari posisi leverage saat harga turun. Hal ini menunjukkan bahwa trader derivatif telah dengan cepat melikuidasi posisi bullish mereka di tengah melemahnya pasar.
Sumber: CoinGlass## Penurunan open interest menandai penarikan modal
Biasanya, penurunan tajam OI adalah indikator yang jelas bahwa posisi sedang ditutup secara agresif. Ketika OI menurun bersamaan dengan harga, hal ini sering mencerminkan likuidasi besar-besaran posisi long, yang menyebabkan berkurangnya kepercayaan terhadap tren kenaikan di pasar derivatif.
Akibatnya, tekanan jual meningkat secara signifikan dalam struktur pasar PIPPIN. Namun, skala besar dari likuidasi ini menunjukkan bahwa sebagian besar kerugian dialami oleh investor yang menggunakan leverage tinggi.
Sebaliknya, meskipun harga dan OI turun drastis, volume perdagangan PIPPIN justru melonjak secara tiba-tiba, mencapai peningkatan sekitar 340 juta USD menurut analisis dari Coinphoton.
Sekilas, peningkatan volume ini bisa dipahami sebagai sinyal partisipasi pasar yang kuat. Namun, data Funding Rates menunjukkan dominasi pihak penjual, mengindikasikan bahwa sebagian besar volume tinggi ini berasal dari order jual aktif, bukan akumulasi dari pihak pembeli.
Sumber: CoinGlass## Struktur teknikal beralih ke tren menurun
Pada grafik harian, struktur pasar PIPPIN telah beralih ke tren turun yang jelas, dengan puncak yang lebih rendah dan dasar yang lebih rendah yang menegaskan tren saat ini. Harga sedang turun cepat ke area support penting di sekitar level $0,185. Ini adalah zona yang berpotensi memicu reaksi beli jangka pendek, tetapi tekanan jual yang berkepanjangan dapat melemahkan potensi pemulihan harga.
Selain itu, perdagangan PIPPIN di bawah garis moving average eksponensial (EMA) semakin memperkuat prospek bearish, menyoroti kelemahan dalam struktur teknikal pasar.
Sumber: TradingView## Prospek untuk PIPPIN
Saat ini, pasar masih condong ke arah penjual, dengan tekanan distribusi yang semakin meningkat. Penurunan harga sebesar 37% dalam satu hari telah menciptakan kejutan besar, mempercepat proses penarikan modal dari pasar.
Di pasar derivatif, penurunan 43 juta USD dalam OI adalah sinyal yang jelas bahwa para investor menutup posisi secara agresif. Langkah ini sejalan dengan tren penurunan Funding Rates dan tekanan jual yang terus berlanjut.
Jika tren penurunan berlanjut, area support penting di level $0,185 akan menjadi tantangan berikutnya bagi PIPPIN. Namun, jika daya beli tidak cukup kuat untuk memicu rebound yang signifikan, token ini berisiko mengalami penurunan lebih dalam lagi.
Singkatnya, PIPPIN saat ini menghadapi tekanan jual yang kuat dan masih berada dalam fase distribusi yang berkepanjangan.