
Derivation adalah proses deterministik untuk menghasilkan beberapa set child key dan alamat dari satu root secret. Dengan metode ini, pengguna dapat mengelola banyak akun dan blockchain hanya dengan satu backup, sehingga proses pemulihan di perangkat baru menjadi mudah.
Bayangkan derivation seperti “pohon keluarga”: di puncaknya terdapat “root” yang bercabang ke bawah secara berlapis. Setiap cabang mewakili akun atau alamat, dengan struktur yang jelas dan dapat direproduksi. Selama Anda menggunakan root secret yang sama di perangkat berbeda, Anda akan mendapatkan cabang dan alamat yang identik setiap kali.
Pada crypto wallet, derivation umumnya diawali dengan “mnemonic phrase.” Mnemonic phrase adalah backup yang mudah dibaca manusia, terdiri dari kata-kata umum (biasanya 12 atau 24 kata). Wallet mengonversi frasa ini menjadi “seed” yang dapat dibaca mesin, lalu digunakan untuk menghasilkan master key serta serangkaian child key dan alamat sesuai aturan yang sudah ditetapkan.
Dengan demikian, Anda tidak perlu membackup setiap private key satu per satu. Selama mnemonic phrase Anda aman, Anda dapat menggunakan wallet kompatibel apa pun untuk secara deterministik “menurunkan” seluruh alamat Anda sebelumnya.
Derivation didasarkan pada “struktur pohon” dan “path.” Path berfungsi seperti direktori file, menggunakan garis miring untuk memisahkan setiap level. Contohnya: m/44'/60'/0'/0/0. Dari kiri ke kanan, setiap segmen mengarah ke cabang yang lebih spesifik, dengan angka terakhir biasanya menunjukkan indeks alamat.
Sering kali, angka pada path disertai tanda petik satu (misal, 60') yang menandakan cabang “hardened” untuk keamanan ekstra. Ini membuat lebih sulit menebak parent key dari child key, sehingga mengurangi risiko serangan tertentu. Untuk kebanyakan pengguna, cukup diingat: path berbeda menghasilkan alamat berbeda, jadi jangan mengubah path kecuali memang diperlukan.
Sebagian besar wallet populer sudah menetapkan default derivation path untuk blockchain yang umum digunakan, sehingga penyesuaian manual jarang diperlukan. Contoh:
m/44'/60'/0'/0/x (x adalah indeks alamat).m/84'/0'/0'/0/x (untuk native SegWit address).m/44'/195'/0'/0/x.m/44'/501'/0' (menggunakan algoritma kriptografi berbeda; wallet biasanya menangani ini secara otomatis).Jika setelah restore dari mnemonic phrase Anda menemukan “alamat tidak sesuai” atau “saldo hilang,” periksa dulu apakah path-nya sama dengan perangkat sebelumnya. Sebagian besar wallet memungkinkan Anda memilih atau menambah derivation path di pengaturan; cukup pilih path asli untuk memulihkan alamat yang sudah Anda kenal.
Satu mnemonic phrase dapat menurunkan alamat di berbagai blockchain, namun format alamat setiap chain berbeda. Dalam praktiknya, Anda harus memilih chain dan alamat yang tepat untuk setiap transaksi.
Saat mentransfer aset dari self-custody wallet ke Gate, pastikan Anda memilih jaringan yang didukung untuk aset di Gate dan menyalin alamat yang sesuai dari wallet Anda. Misalnya, saat withdraw USDT ke Gate: jika memilih jaringan TRON, tempel alamat hasil derivasi dari path TRON; jika memilih Ethereum, tempel alamat hasil derivasi Ethereum. Mengirim aset ke jaringan yang salah dapat menyebabkan deposit gagal.
Langkah 1: Siapkan mnemonic phrase asli Anda. Pastikan berasal dari backup offline dan masukkan di lingkungan yang aman untuk mencegah pencurian.
Langkah 2: Pilih blockchain yang benar di wallet Anda. Misalnya, beralih ke jaringan Ethereum untuk memulihkan alamat Ethereum.
Langkah 3: Atur derivation path agar sesuai dengan perangkat sebelumnya. Jika tidak yakin, coba path umum di pengaturan lanjutan wallet hingga menemukan yang pernah Anda gunakan.
Langkah 4: Periksa indeks alamat. Banyak wallet hanya menampilkan beberapa alamat pertama secara default. Jika alamat Anda ada di bawah, naikkan indeks (x=0, 1, 2…) hingga menemukan alamat dan saldo yang Anda kenal.
Risiko terbesar adalah kebocoran mnemonic phrase Anda. Jika dicuri, penyerang dapat menurunkan seluruh alamat dan private key Anda dengan aturan yang sama. Selalu simpan mnemonic phrase secara offline—jangan pernah memfotonya atau membagikannya lewat cloud storage atau aplikasi pesan.
Menggunakan path yang salah dapat membuat aset tampak “hilang.” Dana Anda tetap di blockchain, namun Anda melihat alamat kosong hasil path berbeda. Selalu pastikan jaringan dan path saat recovery.
Jika Anda menggunakan passphrase tambahan (beberapa wallet mendukung password khusus di atas mnemonic), lupa passphrase akan membuat recovery mustahil. Catat passphrase ini secara aman dan uji recovery dengan transfer kecil.
“Derivation” merujuk pada proses teknis menghasilkan alamat/key dari root secret. “Derivatives” adalah kategori produk keuangan—seperti futures atau options—dan tidak berkaitan dengan derivation pada wallet. Kemiripan hanya pada bentuk kata dalam bahasa Tionghoa; maknanya benar-benar berbeda—jangan sampai tertukar.
Per awal 2026, HD wallet berbasis derivation tetap menjadi arus utama untuk self-custody. Seiring berkembangnya ekosistem multi-chain, derivation path dan coin type index makin terstandarisasi dan seragam. Sementara itu, inovasi seperti account abstraction bertujuan menyederhanakan kompleksitas alamat demi pengalaman pengguna yang lebih baik; wallet MPC (Multi-Party Computation) membagi manajemen key ke beberapa pihak untuk mengurangi risiko single point. Apa pun perkembangan teknologi wallet, konsep menghasilkan set alamat yang dapat diulang secara deterministik dari root material akan tetap relevan dalam beberapa tahun ke depan.
Pikirkan derivation sebagai “pohon keluarga + path”: mnemonic phrase Anda adalah root; path adalah penunjuk lokasinya. Menggunakan root dan path yang sama akan menghasilkan set alamat yang identik di wallet kompatibel mana pun. Untuk penggunaan multi-chain, selalu gunakan path dan jaringan yang sesuai; sebelum deposit ke Gate, pastikan chain dan alamat sudah cocok. Saat recovery, periksa mnemonic phrase, chain, path, dan indeks alamat secara berurutan. Yang terpenting, lindungi mnemonic phrase dan passphrase tambahan apa pun—jika bocor, Anda telah menyerahkan akses ke seluruh “pohon keluarga” Anda.
Derivation adalah proses menciptakan sesuatu yang baru berdasarkan entitas yang sudah ada. Maknanya berbeda tergantung bidang: di pemrograman, derived class mewarisi atribut dari parent class; di linguistik, derived word terbentuk dengan menambahkan afiks pada kata dasar. Ciri utamanya adalah mempertahankan karakter dasar aslinya sambil memperkenalkan fungsi atau makna baru.
Derived class adalah subclass yang mewarisi seluruh properti dan metode dari parent class, namun juga dapat menambah atribut atau metode unik sendiri. Sederhananya, derived class memperluas atau mengkhususkan parent-nya—misalnya, “Animal” adalah parent class, sedangkan “Dog” dan “Cat” adalah derived class. Derived class dapat melakukan override pada metode parent agar sesuai kebutuhan spesifiknya.
Derived word dibentuk dengan menambahkan prefiks atau sufiks pada root atau stem. Misalnya, menambahkan “-ness” pada “happy” menjadi “happiness.” Derived word mempertahankan makna inti, namun mengubah fungsi gramatikal atau memperluas definisinya melalui afiksasi—ini adalah salah satu cara paling umum memperkaya kosakata bahasa.
Derivation membentuk kata baru dengan menempelkan afiks pada satu root (misal, un-happy), sementara compounding menggabungkan dua atau lebih kata mandiri (misal, sun-flower). Derived word umumnya satu unit, sedangkan compound word terdiri dari beberapa root yang digabungkan. Derivation menekankan modifikasi dan perluasan; compounding menonjolkan penggabungan unsur berbeda—keduanya memperkaya ekspresi bahasa.
Derivation memanfaatkan root dan afiks yang sudah ada agar bahasa lebih sistematis dan mudah dipahami. Bahkan jika Anda belum pernah melihat derived word tertentu (seperti “unhappy”), Anda sering dapat menebak maknanya dari komponennya. Pendekatan ini memperluas kosakata secara efisien sekaligus menjaga koherensi dan kemudahan belajar dalam sistem bahasa.


