
Suku bunga bid-ask adalah dua tingkat bunga yang berlaku untuk pemanfaatan modal pada aset yang sama: "bid rate" merupakan bunga yang Anda bayarkan saat meminjam dana, sedangkan "ask rate" adalah bunga yang Anda peroleh ketika Anda meminjamkan dana. Kedua tingkat bunga ini merepresentasikan "harga uang" dan umumnya dihitung secara tahunan (annualized).
Suku bunga dapat dipahami sebagai biaya atau imbalan atas pengalihan dana dari hari ini ke masa depan. Meminjam berarti Anda membayar atas penggunaan modal; meminjamkan berarti Anda memperoleh pendapatan dari dana yang dipinjamkan. Bid rate menunjukkan biaya pinjaman Anda, sedangkan ask rate menunjukkan hasil imbalan Anda sebagai pemberi pinjaman. Kedua tingkat bunga ini biasanya berbeda.
Selisih antara suku bunga bid dan ask disebut spread. Spread = ask rate − bid rate, yang menjadi tolok ukur biaya likuiditas pasar, kompensasi risiko, dan biaya layanan platform.
Contoh: jika sebuah stablecoin di pasar pinjaman menampilkan tingkat bunga pinjaman tahunan (bid rate) sebesar 12% dan tingkat bunga simpanan tahunan (ask rate) sebesar 8%, maka spread-nya adalah 4%. Spread 4% ini dapat mencakup risiko gagal bayar, biaya operasional, dan insentif untuk market making. Spread yang lebih besar biasanya menandakan risiko yang lebih tinggi atau ketatnya kondisi pasokan dan permintaan modal.
Ketika pasar dipenuhi modal—banyak pemberi pinjaman dan sedikit peminjam—ask rate menurun, bid rate juga dapat turun, dan spread menjadi lebih sempit. Sebaliknya, ketika dana terbatas, bid rate naik lebih cepat dan spread melebar.
Pada protokol pinjaman DeFi, Anda akan menemukan dua tingkat bunga berbeda: tingkat bunga simpanan (lending) tahunan dan tingkat bunga pinjaman tahunan, yang secara langsung setara dengan suku bunga bid-ask. Banyak platform menampilkan APR (annual percentage rate tanpa bunga berbunga) dan APY (annual percentage yield dengan bunga berbunga)—pastikan Anda membedakan keduanya dengan jelas.
Pada perpetual contracts, "funding rate" secara berkala diselesaikan antara posisi long dan short. Tingkat ini mencerminkan dinamika suku bunga bid-ask: pihak long membayar sebagai biaya sisi "bid", pihak short menerima sebagai hasil sisi "ask". Funding rate bisa positif atau negatif tergantung sentimen pasar.
Per 2024, stablecoin utama di protokol pinjaman besar umumnya menampilkan APR pinjaman di kisaran 2%–10%, dengan APR simpanan sekitar 1%–8%. Tingkat aktual bergantung pada jenis aset, tingkat pemanfaatan, dan volatilitas pasar (sumber: dashboard protokol dan panel data on-chain, 2024).
Suku bunga bid-ask terbentuk dari dinamika penawaran dan permintaan modal, tingkat risiko, dan biaya operasional. Ketika permintaan pinjaman tinggi dan modal terbatas, bid rate naik lebih cepat; ketika modal pinjaman melimpah, ask rate menurun.
Risiko yang lebih tinggi akan mendorong tingkat bunga lebih tinggi. Protokol atau platform membutuhkan spread untuk menutupi risiko gagal bayar, keterlambatan likuidasi, volatilitas harga, dan risiko lainnya. Selain itu, biaya operasional on-chain, oracle, manajemen risiko, dan market making juga mengambil bagian dari spread.
Pemanfaatan (utilization) adalah indikator utama: semakin tinggi pemanfaatan (semakin banyak dana dipinjamkan), bid rate cenderung naik; pemanfaatan rendah menyebabkan tingkat bunga turun dan spread menjadi lebih kecil.
Anda dapat melihat kedua sisi tingkat bunga secara langsung pada halaman produk: bunga pinjaman tahunan adalah bid rate; bunga simpanan atau tabungan tahunan adalah ask rate. Selalu perhatikan perbedaan antara APR dan APY, serta pantau fluktuasi dan detail biaya secara real-time.
Langkah 1: Tentukan peran Anda. Jika Anda meminjam aset (pembiayaan), fokus pada bid rate; jika Anda meminjamkan atau menyediakan likuiditas (tabungan), fokus pada ask rate.
Langkah 2: Di Gate, cek fitur terkait untuk tingkat bunga. Bagian "Margin/Borrowing" menampilkan tingkat bunga pinjaman (bid rate); bagian "Savings/Term atau Flexible" menampilkan hasil tabungan (ask rate). Beberapa halaman kontrak juga menampilkan arah funding rate dan siklus penyelesaiannya.
Langkah 3: Pastikan metode perhitungan. Periksa apakah menggunakan APR atau APY, perhatikan biaya tambahan, diskon, suku bunga promosi, struktur bertingkat, atau batas maksimum (cap limit).
Langkah 4: Evaluasi volatilitas dan risiko. Amati rentang tingkat bunga terbaru, likuiditas aset, dan aturan likuidasi untuk menjaga margin keamanan posisi Anda.
Bagi peminjam, bid rate secara langsung menentukan biaya pembiayaan; bagi pemberi pinjaman, ask rate menentukan penghasilan Anda. Spread antara keduanya merupakan "harga akses modal".
Contoh 1: Jika Anda meminjam USDT melalui Gate untuk leverage dengan bid rate tahunan 10% selama 30 hari, estimasi biaya pembiayaan Anda adalah 10% × (30/365). Jika terdapat biaya pendanaan atau biaya transaksi selama periode tersebut, tambahkan ke perhitungan Anda.
Contoh 2: Jika Anda mendepositkan USDT ke tabungan fleksibel dengan ask rate tahunan 6% selama 30 hari, estimasi imbal hasil Anda sekitar 6% × (30/365). Jika produk menggunakan APY dengan bunga berbunga harian, penghasilan aktual akan sedikit lebih tinggi dari perhitungan APR linier.
Jika Anda menjalankan strategi "borrow + lend" (seperti arbitrase atau lindung nilai), pantau selisih net rate kedua sisi, perubahan slippage, biaya pendanaan, dan risiko posisi—hindari situasi di mana spread nominal positif tetapi hasil aktual negatif.
Risiko Volatilitas Suku Bunga: Suku bunga bid-ask dapat berubah dengan cepat mengikuti dinamika pasar; biaya pinjaman bisa naik, sedangkan hasil tabungan bisa turun.
Risiko Likuidasi & Harga: Dalam pinjaman dengan leverage atau jaminan, penurunan harga aset dasar dapat memicu likuidasi—meskipun ask rate stabil, kerugian portofolio bisa meniadakan imbal hasil bunga.
Likuiditas & Pembatasan Penarikan: Beberapa produk memiliki batas maksimum, siklus pencairan, atau mekanisme antrean yang dapat memengaruhi imbal hasil efektif dan ketersediaan dana Anda.
Risiko Protokol & Platform: Bug smart contract, kegagalan oracle, atau perubahan operasional dapat mengubah tingkat bunga atau menyebabkan kerugian. Demi keamanan modal, lakukan diversifikasi risiko—hindari menempatkan seluruh dana pada satu produk.
Suku bunga bid-ask terdiri dari sisi pembayaran untuk peminjam (bid rate) dan sisi pendapatan untuk pemberi pinjaman (ask rate), dengan selisihnya disebut spread. Tingkat bunga ini dipengaruhi oleh dinamika penawaran-permintaan, faktor risiko, dan biaya operasional. Suku bunga bid-ask tercermin pada protokol DeFi, kontrak perpetual, produk pinjaman di platform trading, produk tabungan, dan struktur funding fee. Sebelum mengambil keputusan, pastikan peran Anda sebagai peminjam atau pemberi pinjaman; lalu tinjau fitur Gate yang relevan untuk melihat tingkat bunga dan metode perhitungan terkini agar dapat memperkirakan total biaya atau imbal hasil secara akurat serta menjaga margin keamanan. Karena tingkat bunga berfluktuasi dan risiko terus bermunculan, pantau selalu rentang tingkat bunga, rasio pemanfaatan, dan perubahan aturan agar Anda dapat memanfaatkan suku bunga bid-ask secara optimal.
Suku bunga bid-ask terutama ditentukan oleh mekanisme penawaran dan permintaan pasar. Ketika permintaan pinjaman meningkat, tingkat bunga naik; saat pasokan melimpah, tingkat bunga turun—mirip dengan fluktuasi harga barang di pasar. Selain itu, suku bunga acuan bank sentral, premi risiko, dan kondisi likuiditas juga memengaruhi level tingkat bunga tertentu.
Repo rate adalah tingkat bunga standar dalam transaksi repurchase obligasi. Kedua pihak sepakat untuk membeli kembali obligasi pada harga tertentu di masa depan; selisih harga tersebut menghasilkan repo rate. Repo rate mencerminkan biaya pinjaman jangka pendek dan menjadi indikator penting likuiditas pasar.
Suku bunga adalah angka persentase (misalnya, 5% per tahun), sedangkan bunga adalah jumlah aktual yang dibayarkan (misalnya, meminjam $100 dikenakan bunga $5 per tahun). Singkatnya: suku bunga adalah rasio; bunga adalah hasil. Memahami perbedaan ini membantu Anda menghitung biaya transaksi secara akurat dan menghindari kekeliruan dalam perhitungan keuangan.
Suku bunga pasar adalah tingkat bunga aktual yang terbentuk melalui transaksi nyata—dinegosiasikan antara penawaran dan permintaan di pasar terbuka. Tingkat ini berfluktuasi secara real-time dan mencerminkan persepsi pasar terhadap nilai modal saat ini. Tingkat bunga pinjaman yang ditampilkan di platform seperti Gate merupakan suku bunga pasar real-time.
Hal ini umumnya disebabkan oleh fluktuasi suku bunga bid-ask. Tingkat bunga ini berubah secara dinamis mengikuti likuiditas pasar; periode puncak biasanya menyebabkan tingkat bunga lebih tinggi. Sebelum bertransaksi, periksa tingkat bunga real-time di Gate, pilih waktu transaksi yang optimal, dan selalu konfirmasi informasi biaya terbaru sebelum melakukan order.


