Pada 9 Januari, Truebit merilis pernyataan resmi yang menegaskan protokol mereka baru saja mengalami serangan berbahaya. Data dari platform analitik on-chain Lookonchain menunjukkan bahwa satu alamat smart contract—0x764C64b2A09b09Acb100B80d8c505Aa6a0302EF2—telah dieksploitasi, sehingga terjadi pengeluaran aset tanpa izin.
Laporan awal mengindikasikan bahwa pelanggaran ini menyebabkan pencurian 8.535 ETH, dengan total kerugian sekitar $26,44 juta berdasarkan harga pasar saat itu.
Setelah insiden terungkap, tim Truebit segera mengeluarkan peringatan risiko dan meminta pengguna untuk tidak berinteraksi dengan smart contract yang telah diretas guna mencegah kerugian lanjutan. Tim juga menegaskan bahwa mereka tengah bekerja sama secara aktif dengan aparat penegak hukum dalam penyelidikan yang sedang berlangsung. Seluruh pembaruan hanya akan disampaikan melalui kanal resmi, dan komunitas diimbau untuk mengabaikan sumber tidak resmi.

(Sumber: Truebitprotocol)
Insiden ini bukan sekadar kegagalan keamanan protokol secara terpisah—tetapi juga kembali memunculkan kekhawatiran atas risiko mendasar dalam protokol komputasi terdesentralisasi. Protokol-protokol ini dirancang untuk meningkatkan daya komputasi Ethereum dan memberikan efisiensi pemrosesan lebih tinggi bagi aplikasi terdesentralisasi. Namun, celah pada level smart contract dapat menimbulkan efek domino, memengaruhi tidak hanya aplikasi individual tetapi juga infrastruktur DeFi secara keseluruhan serta mengikis kepercayaan pengguna.
Seiring perkembangan situasi, analis dan anggota komunitas kini meninjau ulang pengelolaan risiko di seluruh protokol tersebut, dengan fokus pada:
Diskusi ini menegaskan bahwa kerangka keamanan dan tata kelola yang kokoh sangat krusial bagi keberlanjutan infrastruktur terdesentralisasi dalam jangka panjang.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Web3, klik untuk mendaftar: https://www.gate.com/
Pelanggaran smart contract Truebit menjadi pengingat nyata bahwa bahkan protokol yang berfokus pada kemampuan komputasi mendasar pun tidak luput dari risiko smart contract. Seiring ekosistem DeFi terus berkembang, keseimbangan antara inovasi yang cepat dan keamanan yang solid menjadi faktor kunci bagi protokol komputasi terdesentralisasi untuk meraih kepercayaan pasar secara berkelanjutan.





