XRP Turun ke Rp1,27: Analisis Level Support Utama dan Prospek Menuju Rp10 dalam Jangka Menengah

Diperbarui: 2026/02/02 08:15

Menurut data pasar Gate, XRP—aset digital yang berfokus pada pembayaran lintas negara—saat ini diperdagangkan di kisaran $1,57, turun sekitar 5,00% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasarnya tetap di sekitar $94,68 miliar.

Sentimen pasar berada dalam kisaran netral. Di satu sisi, para trader melihat sinyal positif dari arus masuk ETF yang berkelanjutan dan kejelasan regulasi yang semakin baik. Di sisi lain, banyak yang menyadari bahwa lonjakan dari level saat ini menuju target ambisius $10 tidak akan terjadi secara instan—prosesnya menyerupai sebuah maraton yang membutuhkan kesabaran.

Gambaran Pasar: Volatilitas dan Level Dukungan

Saat ini, pergerakan harga XRP menunjukkan pola konsolidasi klasik. Berdasarkan data pasar Gate per 2 Februari 2026, XRP diperdagangkan di harga $1,57 dengan volume transaksi 24 jam sekitar $163 juta. Dalam sepekan dan sebulan terakhir, harga mengalami tekanan signifikan, masing-masing turun sebesar 17,07% dan 23,18%.

Meski tekanan jual jangka pendek masih terasa, pasar tetap berjalan secara teratur. Analisis teknikal menyoroti rentang harga $1,70 hingga $1,80 sebagai zona dukungan utama. Para trader kini mengamati apakah XRP mampu bertahan di area ini dan kembali ke level $1,70, yang akan menjadi sinyal potensi pergeseran menuju optimisme dalam jangka pendek.

Mengapa "Takeoff" Membutuhkan Waktu?

Pasar memiliki ekspektasi jangka panjang terhadap potensi reli besar pada harga XRP, namun banyak analis dan platform perdagangan menilai bahwa pergerakan ini membutuhkan waktu untuk membangun momentum.

Menembus level resistensi utama jarang terjadi dalam semalam. Secara historis, setelah XRP melewati puncak siklus sebelumnya, aset ini sering memasuki fase konsolidasi yang berkepanjangan. Sebagai contoh, setelah turun di bawah puncak sebelumnya pada tahun 2022, pasangan XRP/USD bergerak di kisaran $0,30 hingga $0,70 selama lebih dari tiga tahun sebelum melonjak 390% pada akhir 2024. Pola pergerakan harga saat ini berpotensi mengulang siklus tersebut.

Data on-chain juga mendukung pandangan bahwa periode akumulasi yang lebih panjang masih diperlukan. Metode seperti Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) XRP menunjukkan struktur pasar saat ini mirip dengan kondisi sebelum siklus bullish sebelumnya, mengindikasikan fase konsolidasi daripada breakout instan.

Struktur pasar jangka pendek juga menghadirkan tantangan. Data derivatif menunjukkan posisi short XRP jauh lebih banyak dibandingkan long. Meski kondisi ini berpotensi memicu reli short squeeze, hal ini juga menandakan konsensus bullish belum terbentuk sepenuhnya dan pasar masih membutuhkan waktu untuk menyerap tekanan jual.

Proyeksi Harga Jangka Menengah: Divergensi dan Konsensus

Melihat ke depan menuju 2026 dan seterusnya, institusi dan analis memberikan proyeksi harga XRP yang sangat beragam, mencerminkan perbedaan penilaian terhadap faktor pendorong masa depannya. Analis CryptoBull menyatakan, "Pergerakan impulsif berikutnya akan membawa XRP ke $11, dan gelombang terakhir bisa mencapai $70."

Tabel perbandingan berikut memperjelas spektrum ekspektasi pasar:

Sumber Proyeksi / Skenario Target Harga 2026 Alasan Utama
Standard Chartered (Bullish) $8,00 Berdasarkan kejelasan regulasi dan perkiraan arus masuk $4–8 miliar dari ETF spot XRP.
The Motley Fool (Konservatif) $3,00 Mengakui dampak positif ETF namun menilai target $8 terlalu optimis, lebih menekankan pada laju adopsi di dunia nyata.
21Shares (Base Case) $2,45 Mengasumsikan arus masuk ETF yang stabil dan pertumbuhan utilitas secara bertahap di bawah kondisi regulasi yang stabil.
Gate Plaza Composite Forecast $0,9572–$2,08 (Rentang) Rentang fluktuasi harga tahunan berdasarkan data historis dan model pasar.

Proyeksi di atas memiliki satu benang merah: pasar mengakui potensi upside XRP yang jelas dalam jangka menengah, namun pendapat berbeda terkait besaran dan kecepatan kenaikan. Variabel utama adalah seberapa cepat ETF spot menarik modal institusional dan sejauh mana XRP diadopsi sebagai jembatan pembayaran lintas negara.

Katalis Utama dan Potensi Risiko

Pada tahun 2026, sejumlah faktor fundamental akan sangat memengaruhi perjalanan harga XRP.

Katalis positif utama adalah penerimaan institusional. Sejak persetujuan dan pencatatan ETF spot XRP di AS pada akhir 2025, produk ini telah menarik lebih dari $1,26 miliar arus masuk bersih, dengan total aset bersih mencapai $1,39 miliar. Arus modal yang stabil ini memberikan dukungan struktural bagi harga XRP. Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan Jepang berencana mengklasifikasikan XRP sebagai "produk keuangan yang diatur" pada tahun 2026, yang berpotensi membuka akses investasi institusional lebih luas.

Di sisi lain, pengembangan ekosistem yang substansial mendorong pertumbuhan organik. Platform manajemen treasury kelas perusahaan milik Ripple, Ripple Treasury, bertujuan mengintegrasikan pengelolaan kas tradisional dengan aset digital seperti XRP dan stablecoin RLUSD. Kapitalisasi pasar RLUSD telah melampaui $1 miliar dan memperoleh persetujuan regulasi untuk digunakan di kawasan seperti Timur Tengah, sehingga meningkatkan daya tarik XRP Ledger sebagai infrastruktur keuangan yang patuh regulasi.

Risiko potensial juga perlu diwaspadai. Ketidakpastian terbesar kemungkinan berasal dari sisi permintaan. Jika arus masuk ETF melambat atau berbalik arah, dukungan harga yang saat ini didorong oleh modal bisa melemah. Selain itu, XRP Ledger menghadapi persaingan ketat dalam menarik aplikasi tokenisasi aset dunia nyata (RWA) berskala besar. Jika kemajuan tidak sesuai ekspektasi, narasi utilitas XRP dapat dipertanyakan.

Analisis Harga dan Pertimbangan Investor

Menggabungkan data pasar terkini, pola teknikal, dan faktor fundamental, prospek XRP saat ini cukup seimbang: masa depan menjanjikan, namun jalurnya kompleks.

Dari sudut pandang pergerakan harga murni, XRP sedang menjalani fase revaluasi penting setelah berhasil melewati tahun-tahun sengketa hukum. Premi risiko hukum sebelumnya telah hilang, dan harga kini harus menemukan keseimbangan baru berdasarkan utilitas nyata dan arus modal. Proses ini secara alami melibatkan volatilitas dan konsolidasi. Para trader menekankan bahwa mempertahankan zona dukungan $1,80–$2,00 dan kembali ke level $2,22 sangat krusial untuk menjaga prospek bullish jangka panjang.

Bagi investor yang berfokus pada XRP, memahami proposisi nilai uniknya sangat penting. XRP bukan sekadar aset spekulatif atau platform smart contract; narasi utamanya adalah menjadi jembatan global yang efisien untuk transfer nilai. Artinya, nilai jangka panjang XRP sangat bergantung pada adopsi oleh institusi keuangan dan ekspansi jaringan pembayaran lintas negara—perkembangan yang umumnya diukur dalam hitungan tahun, bukan bulan.

Saat pasar memperdebatkan apakah XRP dapat menembus $2 pada bulan Februari, data on-chain menunjukkan peningkatan jumlah alamat "whale" yang memegang setidaknya satu juta XRP. Di saat yang sama, catatan langganan ETF spot menandakan arus modal yang terus mengalir secara konsisten ke pasar. Para analis kini menatap akhir 2026, dengan proyeksi harga yang membentang dari $3 yang konservatif hingga $8 yang agresif. Keseimbangan pasar berada pada titik yang sangat krusial—di satu sisi, kebutuhan akan adopsi berskala besar yang terbukti; di sisi lain, terbukanya arus modal institusional bernilai miliaran dolar.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten